oleh

Hujan Deras, Kawasan Mon Ara Peudada Bireuen Dikepung Banjir

PENANEGERI, Bireuen – Akibat hujan dengan intensitas tinggi menguyur wilayah Kabupaten Bireuen sejak tadi sore, Desa Mon Ara dan Desa Tgk Dibathon, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen dikepung banjir, Kamis (6/12) malam.

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, ketinggian air saat ini sudah mencapai 1 meter dan balasan rumah tergenang air.

Sementara itu, ada beberapa Kepala Keluarga (KK) di kawasan Desa Mon Ara harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kadis Sosial Bireuen, Drs Murdani yang dikonfirmasi Penanegeri.com membenarkan kejadian tersebut, sejauh ini petugas Tagana Dinsos Bireuen sudah berada di lokasi banjir.

“Hingga pukul 21.00 WIB sudah 7 unit  rumah yang tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter, terutama di Desa Dayah Mon Ara, dan di Desa Tgk Bathon sendiri ketinggian air sudah 80 sentimeter,” katanya.

Selain rumah Ruslaini, genangan air juga melanda rumah Sudirman, Azhar dan Jafar, rumah Masyah, rumah Wanayah serta rumah Ismail.

“Untuk sementara ini, warga mengungsi ke keudai di Dayah Mon Ara, karena akses menuju ke Meunasah desa setempat tidak dapat dilalui karena air di atas badan jalan sangat deras,” jelasnya.

Baca Juga  Suka Ramai Makmur Bireuen Dikepung Banjir 

Sedangkan di Desa Tgk Dibathon, lanjut Murdani, ketinggian air terus meningkat mencapai 80 centimeter dan rata-rata warga terjebak di dalam rumahnya masing-masing, karena tidak bisa di evakuasi mengingat arus air di atas badan jalan sangat deras dan tinggi.

“Namun petugas Tagana serta personel Danramil Peudada sudah berada dilokasi guna membantu warga dan anak-anak yang terjebak didalam rumahnya,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru