oleh

Hujan Es Guyur Aceh Tengah, Ini Kata BMKG

-Aceh-743 views

PENANEGERI, Aceh Tengah – Fenomena langka hujan berbentuk butiran es mengguyur lima desa di Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (7/7).

Beberapa desa yang dilanda hujan butiran es tersebut yakni Desa Bukit Kemuning, Paya Dedep, Jeget Ayu, Paya Tungel dan Jagong Jeget, di Kecamatan Jagong Jeget.

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, butiran es itu jatuh berhamburan di atas badan jalan, atap-atap rumah warga di lima desa itu. Fenomena ini hanya terjadi beberapa menit saja.

“Ada dua kejadian hari ini yang saling bertolak belakang di Aceh Tengah, yaitu kejadian hujan es dan di tempat lain timbulnya titik panas,” ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Aceh Stasiun Blang Bintang, Zakaria Ahmad kepada Penanegeri.com, Minggu (7/7).

Ia mengatakan, fenomena yang berbeda ini memang jarang terjadi, tetapi bukan berarti hal yang tidak mungkin terjadi. Dalam musim kemarau kejadian hujan es di satu wilayah dan timbulnya titik panas di wilayah lain bukan hal yang mustahil.

“Ini karena di musim kemarau sering terjadi hujan lokal dan di wilayah lain panas terik. Hujan es biasanya terjadi di satu daerah yang sangat lokal dan dengan durasi yang singkat yaitu lebih-kurang antara 7 – 12 menit saja,” jelas Zakaria.

Baca Juga  Sempat Hilang Terseret Arus, Riza Aulia Ditemukan Meninggal Dunia

Syarat terjadinya hujan es, lanjutnya, juga hampir sama dengan syarat terjadinya angin puting beliung, di mana sama-sama terjadi akibat adanya awan Cumulonimbus, sehingga kedua fenomena cuaca tersebut susah diprediksikan.

“Untuk dapat terjadi hujan seperti itu harus ada awan CB dengan tinggi dasar awan yang sangat dekat dengan permukaan tanah dan di bawah awan suhu udaranya sangat dingin. Dengan demikian, awan CB yang merupakan kristal-kristal yang mulai jatuh sebagai hujan akibat dorongan angin kencang dari awan CB tidak tidak sempat mencair karena di bawah permukaan awan juga dingin sehingga butir-butir es tersebut jatuh kepermukaan tanah,” terang Zakaria.

Ditambahkannya, sedangkan daerah yang timbul atau munculnya titik panas di mana di daerah tersebut tidak mengalami hujan dan dedaunan yang rontok, semak belukar serta hutan gambut sudah sangat kering sehingga mudah terbakar, baik faktor kesengajaan maupun tidak atau faktor kelalaian.

Komentar

Berita Terbaru