oleh

Hujan Lebat, Sandiaga Uno Terima Tantangan Main Basket Bareng Milenial

PENANEGERI, Banjarnegara – Hujan deras rupanya tidak menyurutkan nyali Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno untuk bertanding basket. Terlebih, tantangan diajukan oleh para milenial.

 

Peristiwa itu terjadi ketika Sandi, -sapaan Sandiaga Salahudin Uno,- berkunjung ke Merden, Purwanegara, Banjarnegara Jawa Tengah pada Sabtu (15/12/2018) petang.

Hujan deras yang turun di sekitar lokasi sosialisasi, semula hendak dihindari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Sandiaga Uno.

Agenda bermain basket di Stadion Diklat Merden Sepak Bola Banjarnegara yang semula dijadwalkan pun hendak dicoret.

Namun ketika Sandi melihat ramai dan bersemangatnya para milenial bermain basket, Sandi mengaku terpanggil, apalagi mereka menantangnya bertanding secara langsung.

 

Pertandingan pun tidak terelakkan.

Tanpa berganti pakaian, Sandi segera memilih sendiri tim basket yang dinamakannya Tim Sandi.

Sandi sendiri mengenakan rompi berwarna putih nomor 2, mereka melawan para milenial.

 

Walau terpaut usia sangat jauh, aksi Sandi melawan para siswa tidak bisa dipandang remeh.

Beberapa kali dirinya mengecoh serta melewati penjagaan ketat lawan hingga berhasil memasukkan dua bola.

Namun sayang, pertandingan tidak berlangsung penuh lantaran hujan kian deras.

Pertandingan dilanjutkan dengan adu shooting atau melempar bola.

 

Sandi sendiri mengaku pertama kali bermain basket melawan milenial.

Dirinya pun bangga lantaran masih dapat mengimbangi para anak muda yang seumuran dengan kedua anak perempuannya, yakni Amyra Atheefa Uno dan Annessha Atheera Uno.

“Ini pertama kali main basket hujan-hujanan di Merden Banjarnegara, main sama anak-anak milenial. Melihat semangat mereka, saya berharap bisa lahir pebasket andal dari Banjarnegera,” ungkap Sandi.

Harapannya sangat beralasan, sebab menurutnya olahraga kini telah menjadi industri yang menjanjikan. Sehingga apabila dikelola dan dikembangkan dengan baik, bidang olahraga dapat menyerap banyak tenaga kerja.

“Saya berharap olahraga di Indonesia kian berkembang, karena olahraga telah menjadi industri saat ini. Dan merupakan lapangan kerja jika dikelola secara profesional,” jelasnya. (dwi/red)

Komentar

Berita Terbaru