oleh

Imigrasi Langsa Deportasi Warga Kamboja

PENANEGERI, Langsa – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, melakukan pendeportasian terhadap 1 warga negara Kamboja yaitu Chum Sreyphalla (28) melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Rabu (15/1).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa , Darori, melalui Kasi Inteldakim, Fachryan, kepada Penanegeri.com menerangkan, warga Kamboja tersebut ditemukan pada saat tim pengawasan orang asing Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa melakukan operasi pengawasan dan pendataan orang asing di wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Berdasarkan informasi, diketahui bahwa warga asal Kamboja tersebut telah berada di Indonesia sejak Mei 2018, dan tinggal bersama suaminya Muhajir yang merupakan warga negara Indonesia.

Selama berada di Indonesia, warga Kamboja tersebut tidak memiliki dokumen dan izin tinggal yang resmi. Demi kepentingan lebih lanjut dalam proses pemeriksaan, warga Kamboja tersebut di bawa ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa untuk menjalani rangkaian tahapan pemeriksaan.

“Hasil yang didapatkan dari proses pemeriksaan menetapkan bahwa warga negara Kamboja tersebut dikenakan sanksi Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian berdasarkan pasal 75 ayat 2 huruf F Undang- Undang Nomor : 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” terangnya.

Selanjutnya, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa melakukan koordinasi dengan Duta Besar Negara Kamboja di Jakarta untuk penerbitan dokumen keimigrasian yang bersangkutan.

“Berdasarkan Surat Perintah Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa Nomor W1.IMI.IMI.4.GR.02.02-0047 Tahun 2020 tentang Pendeportasian, Tim Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa melakukan tindakan pendeportasian terhadap WNA asal Kamboja itu melalui Bandara Soekarno Hatta Tangerang – Banten, dengan menggunakan penerbangan City Link (QG-512) Pukul 10.55 WIB menuju Phom Penh Kamboja,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *