oleh

Indonesia Tawarkan Empat Poin Solusi Atasi Krisis di Rakhine, Myanmar

PENANEGERI, Desk Internasional – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, tiba di Myanmar, Senin 4 Agustus 2017, sebagai utusan dari Pemerintah RI guna memebicarakan bagaimana solusi penyelesaian krisis yang berkepanjangan di Rakhine, Myanmar.

Dari Yangon Ibu Kota Myanmar, Menlu Retno kemudian bertolak ke Naypyidaw untuk bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing.

“Saya akan menekankan isu keamanan dan stabilitas di Rakhine State,” kata Menlu Retno dalam keterangan persnya.

Setelah bertemu Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Menlu Retno kemudian bertemu dengan State Counsellor, Daw Aung San Suu Kyi.

Untuk menyelesaikan krisis Rohingya, Indonesia menawarkan empat buah elemen usulan solusi kepada pemerintah Negara Myanmar yang berdaulat.

Empat poin elemen usulan solusi ini terdiri dari:

-Pertama mengembalikan stabilitas dan keamanan.

-Kedua, menahan diri secara maksimal dan tidak menggunakan kekerasan.

-Ketiga, perlindungan kepada semua orang yang berada di Rakhine State, tanpa memandang suku dan agama.

-Solusi Keempat adalah pentingnya segera dibuka akses untuk bantuan keamanan.

“Empat elemen pertama merupakan elemen utama yang harus segera dilakukan agar krisis kemanusiaan dan keamanan tidak semakin memburuk,” jelas Menlu Retno dalam keterangan persnya Senin (4/9).

Sedangkan satu poin solusi untuk menanggulangi meluasnya krisis adalah pentingnya agar rekomendasi Laporan Komisi Penasehat untuk Rakhine State yang dipimpin oleh Kofi Annan dapat segera diimplementasikan.

Satu capaian penting misi diplomasi kemanusiaan Indonesia ke Myanmar ini adalah dengan disepakatinya Indonesia dan ASEAN terlibat dalam penyaluran bantuan kemanusiaan di kawasan Rakhine, Myanmar .

Mekanisme penyaluran dipimpin oleh Pemerintah Myanmar, namun melibatkan ICRC dan beberapa negara termasuk Indonesia dan ASEAN.

Menteri Luar Negeri Retno sebelumnya bertolak dari Jakarta pada Minggu sore dan tiba di Kota Yangon, Myanmar pada Minggu tengah malam.

Kedatangan Menlu RI ke Myanmar itu membawa misi usulan atasi krisis di Rakhine dari Presiden Ir.H. Joko Widodo, untuk menemui langsung pemerintah Myanmar untuk membicarakan bagaimana solusi atasi krisis kemanusiaan atas penduduk etnis Rohingya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *