oleh

Ini 10 Pejabat Aceh Utara yang Dimutasi

-Aceh-161 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib memutasi sepuluh pejabat eselon II atau setingkat kepala SKPK di lingkungan pemerintahan kabupaten setempat, Jumat (24/5).

Pantauan Penanegeri.com, proses pelantikan pejabat eselon II itu dilaksanakan di aula kantor bupati di jalan T Hamzah Bendahara, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Pelantikan dilakukan oleh Bupati Muhammad Thaib, Wakil Bupati Fauzi Yusuf dan Sekda Abdul Aziz.

Sepuluh pejabat eselon II yang kena mutasi ini antara lain, Ir Saifullah dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Utara menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan.

Kemudian, Munawar SE dari Kepala BPBD dilantik menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Kemasyarakatan dan SDM. Posisi yang ditinggalkan oleh Munawar diisi oleh Drs Amir Hamzah yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Berikutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dipercayakan kepada Drs Teuku Safwansyah yang sebelumnya merupakan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Sedangkan Marzuki, SH, MH, yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja sekarang menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Baca Juga  Sidang Lanjutan, JPU Tanggapi Eksepsi Penasehat Hukum Wartawan Online Bireuen

Posisi yang ditinggalkan oleh Marzuki kini ditempati oleh Muhammad Zulfhadli, SSos yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sementara itu, Fakhrurrazi, SH, MH, dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMPPKB) dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Drs Salwa, MM, yang sebelumnya merupakan Inspektur Kabupaten Aceh Utara sekarang diamanahkan memegang jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Posisi yang ditinggalkan oleh Drs Salwa sekarang diisi oleh M Nasir, SSos, MSi, yang sebelumnya merupakan Kepala BPKD. Selanjutnya, jabatan Kepala Dinas Pendidikan Dayah dipercayakan kepada Abdullah Hasbullah, Sag, MSM, yang sebelumnya merupakan Sekretaris DPRK Aceh Utara.

Bupati Muhammad Thaib alias Cek Mad dalam sambutannya usai prosesi pelantikan mengatakan, mutasi jabatan dalam birokrasi pemerintahan adalah hal yang biasa dan wajar, sesuai dengan kebutuhan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan.

“Mutasi pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik tersebut telah melalui proses jobfit atau uji kesesuaian yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Mutasi/Rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Aceh Utara, sesuai amanat dari PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Hal itu juga telah mendapat Rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), yaitu Nomor : B-1334/KASN/4/2019 tanggal 24 April 2019,” kata Cek Mad.

Baca Juga  Tiga Maling Kepergok Curi Kambing di Seunuddon, Sepmornya Hangus Dibakar

Dia berharap agar para pejabat tersebut hendaknya dapat mengelola alat-alat kerja dan aset, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, secara lebih baik. Sehingga pasca mutasi semua persoalan aset, dipastikan telah tertata dengan baik dan tidak ikut mutasi bersama pejabatnya.

“Yang saya mutasi hari ini adalah jabatannya, bukan mobil atau laptop, jadi saya harapkan mobil jangan ikut dibawa ke tempat kerja yang baru,” tegasnya.

Komentar

Berita Terbaru