oleh

Ini Alasan Dinas Tak Tertangani Sampah di Empat Kecamatan di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Menanggapi empat kecamatan yang belum tertangani pengangkutan sampah, baik di Kecamatan Makmur, Peusangan Siblah Kreung, Peusangan Selatan, dan sebagian Kecamatan Juli.

Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Dinas Perkim-LH) Bireuen, Ismunandar, ST, MT melalui Kabid Persampahan, Said Faisal, SE kepada wartawan, Jumat (6/12) menjelaskan, penyebab utama belum tertangani kerana tidak dilintasi truk sampah ke empat kecamatan tersebut akibat jumlah armada yang terbatas.

“Saat ini volume sampah setiap hari hitungan rata-rata yang diangkut dari 13 kecamatan ke tempat pembuangan akhir, TPA di Blang Beururu, Peudada mencapai 45 ton/ hari, sementara truk yang tersedia hanya 18 unit,” katanya.

Sementara sampah di empat kota kecamatan dari 17 kecamatan di Bireuen, hingga saat ini belum tertangani dengan maksimal. Belakangan armada sampah ada 18 unit truk, 3 unit L-300 serta dua unit becak motor setiap hari bergerak mengangkut sampah, sementara tugasnya dibagi untuk beberapa kawasan mengutip sampah.

Diterangkannya, satu unit bergerak ke Gandapura, dua unit truk lainnya ke Peusangan sampai Jangka, dua unit lainnya ke Samalanga dan sekitarnya, satu unit ke Jeunieb sampai Peulimbang.

Baca Juga  Nikmatnya Rujak Manis Kutablang Bireuen

“Lalu 12 unit lainnya ditugaskan di kawasan Kota Bireuen dan sekitarnya dengan didukung tenaga kebersihan 248 orang, sehingga empat kecamatan tersebut belum tertangani dengan sempurna,” sebutnya.

Sejatinya, tambah Said Faisal, dilihat kondisi Kabupaten Bireuen saat ini, tentu harus berdasarkan kajian dan evaluasi serta monitoring ke lapangan, minimal di Kabupaten Bireuen harus tersedia 25 unit armada.

Selama ini, dari 18 unit armada truk pengankut sampah yang tersedia, sebagian diantaranya sering rusak. Kendati tidak fatal, namun karena tuntutan setiap hari adanya sampah, maka kendaraan tersebut tetap harus bergerak setiap hari.

“Bila satu unit truk sampah mogok, maka harus kita tunggu perbaikan perbaikan dan bila hal ini  terjadi, maka akan tetap menganggu kegiatan pengutipan dan pembuangan sampah berikutnya. Seharusnya Bireuen harus ada penambahan truk, kontainer sampah serta tanaga kebersihan,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat tidak didatangi truk sampah, sebagian warga di empat kecamatan dalam Kabupaten Bireuen membuang sampah sembarangan, dan tak sedikit warga terpaksa membuang sampah ke sungai dan saluran irgasi, Rabu (4/12).

Komentar

Berita Terbaru