oleh

Ini Harapan Mahasiswa Terhadap KEK Arun

-Aceh, Ekonomi-41 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Mahasiswa di Kabupaten Aceh Utara berharap hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun di daerah itu dapat bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu yang diinginkan mahasiswa adalah KEK Arun dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja.

“KEK Arun ini tidak lama lagi akan diresmikan. Kita berharap nantinya dapat menguntungkan daerah, mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja,” ujar Tokoh Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal), Muslem Hamidi saat diwawancarai Penanegeri.com, Selasa (11/12).

Muslem meminta pihak terkait agar peresmian KEK Arun nantinya jangan hanya sebatas selogan. Kata Muslem, harus ada strategi dan subtansi yang jelas, sehingga investor-investor dalam hal ini yakin akan kesiapan KEK Arun itu.

“Munculnya beberapa persoalan selama ini juga menunjukkan bahwa KEK Arun masih punya banyak tugas yang mesti diselesaikan. Seperti soal regulasi agar terjaminnya masyarakat supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat di kemudian hari, itu juga kita lihat menjadi kekhawatiran beberapa pihak selama ini,” beber mantan Ketua BEM Unimal itu.

KEK Arun dimata Mahasiswa
(Penanegeri/Istimewa) : PT Arun LNG yang akan beroperasi KEK Arun.

Disisi lain, Muslem mengaku khawatir persoalan belum adanya investasi dalam jumlah yang begitu besar dan ini menjadi perhatian. Sampai saat ini, lanjutnya, belum ada investor elit yang mau menanamkan sahamnya di KEK Arun sehingga menjadi pertimbangan bagi sebagian investor lainnya.

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib saat bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon kemarin mengatakan, masih banyak lulusan perguruan tinggi yang masih belum memiliki pekerjaan.

Muhammad Thaib juga berharap KEK Arun itu memiliki regulasi yang tepat agar nantinya dapat memprioritaskan tenaga kerja dari lulusan perguruan tinggi yang ada di Aceh. Selain KEK Arun, dia juga menginginkan setiap perusahaan yang beroperasi di Aceh agar tidak merekrut tenaga kerja luar daerah.

Komentar

Berita Terbaru