oleh

Ini Harapan RUAE DPRA Kepada Industri Migas di Aceh

-Aceh-38 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Tim Pansus Rencana Umum Energi Aceh (RUEA) DPR Aceh melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan Migas yang beroperasi di wilayah Provinsi Aceh di Point A PHE NSB, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (19/7).

Dalam pertemuan bersama perusahaan Migas PHE NSB, Medco, dan Triangle Pase yang difasilitasi Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) itu, tim Pansus berharap sejumlah perushaaan industri Migas agar mampu bersinergi dengan program rencana kerja pemerintah provinsi, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.

Tim Pansus DPRA mendengar paparan yang diutarakan sejumlah perusahaan Migas tentang hasil produksi, rencana kerja dan kegiatan pengembangan masyarakat yang dilakukan oleh perusahaan vital itu.

Ketua tim Pansus RUEA DPRA, Ermiadi mengatakan, pertemuan itu dilakukan untuk mengetahui informasi seputar Migas dan untuk merampungkan qanun energi Aceh di DPRA. Pihaknya berharap ke depan Pemerintah Aceh dapat segera melahirkan qanun yang mengatur tentang Energi.

“Sehingga dapat mencapai tujuan besar yaitu Aceh surplus energi. Selain untuk mencukupi kebutuhan energi di Aceh juga dapat dijual baik itu energi terbarukan maupun energi fosil, sehingga dapat mendatangkan pemasukan daerah yang tentunya untuk kesejahteraan masyarakat Aceh,” ujarnya.

Baca Juga  Seorang Warga di Aceh Utara Meninggal Akibat Tersengat Listrik

Sementara itu, Plt Kepala BPMA yang diwakili Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Radhi Darmansyah, dalam pertemuan itu juga menyampaikan bahwa selama ini perusahaan-perusahaan Migas yang ada di Aceh secara umum sudah memebrikan sumbangan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA).

“Apalagi mengingat saat ini semua perusahaan Migas yang beroperasi di Aceh sudah berada dibawah pengawasan BPMA. Perusahaan Migas juga sudah menjalankan program CSR sebagai upaya menyejahterakan masyarakat disekitar wilayah operasi perusahaan. Kita berharap industri ini ke depan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat,” tuturnya.

Pada pertemuan itu dihadiri sejumlah anggota tim Pansus RUEA DPRA, tim ahli Pansus, perwakilan PLN, pewakilan Dinas ESDM Aceh, dan perwakilan PT Pembangunan Aceh.

Komentar

Berita Terbaru