oleh

Ini Kata Disbunnak Keswan Aceh Utara Soal Peremajaan Kelapa Sawit

-Aceh-46 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Aceh Utara menanggapi program peremajaan tanaman kelapa sawit yang dituding bermasalah.

“Masalah pemindahan rekening dari petani kepada kelompok, itu sudah tertuang dalam surat pernyataan bersedia melakukan tumbang serempak,” kata Kabid Perbenihan Produksi dan Perlindungan Perkebunan, Disbunnak Keswan Aceh Utara, Ir Lilis indriansyah, Jumat (15/11).

Program peremajaan tanaman kelapa sawit dengan replanting (penanaman kembali) tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Cot Girek. Program itu bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan mempertahankan posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit pertama di dunia.

Lilis juga mengatakan, sumber dana untuk program tersebut bukan dari APBK, APBA, atau APBN, melainkan dari dari petani ke petani dalam penjualan CPO yang dihimpun oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).

“Dinas hanya menyahuti program ini, karena banyak sekali peluang untuk bisa kita berikan kepada petani yang kebunnya sudah tua dan petani tidak punya dana untuk replanting,” timpalnya.

Baca Juga  Dijambret, Satu Keluarga Jatuh dari Sepmor di Bireuen

Lilis menyebut pihaknya tidak memiliki wewenang dalam program ini dan tidak ada pula intervensi apapun sebab itu milik petani. Pihaknya hanya menjembatani ke pemerintah pusat.

Program itu telah dilakukan launching perdana pada Selasa (12/11) lalu yang dihadiri oleh pihak Pemkab Aceh Utara dan unsur Disbunnak Keswan kabupaten setempat di Gampong Alue Leuhob, Kecamatan Cot Girek.

Sebagaimana diberitakan sejumlah media massa sebelumnya, program peremajaan kelapa sawit di Aceh Utara diduga bermasalah. Permasalahan tersebut diduga pada pengalihan uang dari rekening masing-masing anggota ke rekening Kelompok Tani (Poktan) ditengarai tidak transparan.

Komentar

Berita Terbaru