oleh

Ini Motif HS Siram Istrinya dengan Air Panas

PENANEGERI, Bireuen – Motif Tersangka HS (60) pelaku penyiraman air panas terhadap istrinya terungkap. Hasil penyelidikan Polres Bireuen, pelaku melakukan aksinya karena disulut rasa cemburu buta.

Belakangan, HS juga merasa kesal terhadap Miswani istrinya itu, lantaran Miswani merencanakan akan menggugat cerai dirinya (HS_Red).

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, M.Si, melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama, SH kepada  wartawan, Rabu (2/1) malam menjelaskan, hasil penanganan terhadap kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Miswani dikarenakan suaminya cemburu.

“Faktor itulah yang dilakukan tersangka HS, agar korban cacat, sehingga tidak ada orang lain yang mau menikahi dengan korban Miswani. Pasca kejadian korban ini harus menjalani operasi di RSUZA Banda Aceh setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit umum Bireuen,” terang Kapolres.

Akibat perbuatannya, tersangka HS dijerat dengan Pasal 44 UU nomor 23 tahun 2004 dengan  ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Menurut informasi, sambung Eko Rendi Oktama, pelaku HS ini juga pernah mencoba membakar rumahnya sendiri.

Baca Juga  Personel Polres Bireuen Bersihkan Sampah di Pantai Kuala Raja

“Saat itu, HS dan istrinya Miswani ini sedang berada di dalam kamar. Lalu HS menyiapkan tabung gas dan menyiramnya dengan minyak. Tapi tindakan yang dilakukan HS ini berhasil digagalkan oleh anaknya,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka HS, warga Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Bireuen diduga telah melakukan tindak pidana KDRT, dan menyiram air panas ke tubuh istrinya saat sedang tidur di dalam kamarnya.

Tersangka HS akhirnya ditangkap di Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen, Minggu (30/12) sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Akibat perbuatan HS, Miswani tak lain istrinya sendiri mengalami luka bakar serius dibagian tubuhnya, sehingga Ia harus menjalani operasi.

Komentar

Berita Terbaru