oleh

Ini Penjelasan Datok Desa Bukit Panjang Dua Terkait TKA

-Aceh-158 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Terkait informasi keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Desa Bukit Panjang Dua, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang yang selama ini diduga bekerja di PT Usaha Maju Bersama Mandiri.

Datok Penghulu Desa Bukit Panjang Dua, Tarmizi kepada Penanegeri.com, Senin (3/9) menjelaskan, bahwa keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Usaha Maju Bersama Mandiri hanya sebagai pembeli. Artinya, kedatangan mereka kemari untuk melihat produksi pinang jantung.

“Mereka tidak bekerja di pabrik ini, tapi hanya sekedar melihat produksi pinang yang nantinya jika cocok maka akan di ekspor ke negaranya China dan saat ini mereka sudah kembali ke negaranya,” tuturnya sembari mengatakan, kemarin hari Minggu sudah kembali.

Datok menambahkan, kunjungan pertama kali mereka kemari sekitar bulan Februari 2018, tapi itupun tidak lama. Mereka datang tidak pernah lama, dan saat ini mereka telah kembali ke negaranya untuk mengurus Visa Kitas.

Ia menjelaskan, karyawan yang bekerja di perusahaan ini semuanya merupakan warga lokal dengan jumlah keseluruhan sebanyak 160 orang. Sementara, untuk produksi dari usaha ini setiap minggunya sebanyak 16 ton.

Baca Juga  Polsek Seruway Amankan Tersangka Pencabulan

Menurutnya, keberadaan perusahaan ini di Desa Bukit Panjang Dua, sangat membantu perekonomian masyarakat. Karena, pada umumnya yang bekerja di perusahaan ini dominan janda dan yang selama ini tidak ada pekerjaan.

Untuk pinang tanjung yang akan diproduksi, sambung Tarmizi, perusahaan membelinya dari berbagai daerah seperti, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Kutacane dan Bireun.

Menurutnya, perusahaan tersebut beroperasi sejak April 2018 dan saat ini harga pinang tanjung yang dibeli dari masyarakat seharga Rp 9.000 per kilogram,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, Mirza Akbar, SH, M.Si, ketika dihubungi Penanegeri.com, Minggu (2/9) melalui telepon selulernya mengatakan, belum mengetahui keberadaan tenaga kerja asing tersebut.

“Saya belum tau, ini baru dengar, coba saya cek,” tandasnya di ujung seluler.

Komentar

Berita Terbaru