oleh

Ini Respon Sejumlah Pemain Game PUBG Terkait Fatwa MPU Aceh

-Aceh-627 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Para pemuda di Aceh, khususnya pecinta game Player Unknowns Battlegrounds (PUBG) merespon fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh soal mengharamkan game survival tersebut.

Fadli (26) seorang pemuda Kota Lhokseumawe saat dimintai keterangan mengatakan, dirinya selaku pecinta game online ini juga setuju dengan fatwa MPU Aceh. Namun ia berharap kepada MPU agar tidak hanya game PUBG saja yang diharamkan.

“Saya mendukung fatwa itu. Namun, MPU jangan hanya mengharamkan PUBG saja, karena masih banyak game online lainnya yang justru lebih parah dari PUBG. Masih banyak game online yang mengarah pemain untuk berjudi. Sedangkan PUBG tidak ada unsur judi, tapi kita dukung juga kalau sudah diharamkan,” kata Fadli.

Di sisi lain, Fazli menyetujui jika game PUBG dikatakan salah satu game yang mengandung unsur kekerasan dan kebrutalan. Tetapi, MPU harus mengharamkan game lain sejenisnya seperti Free Fire. Game perjudian juga seperti game catur, kasino, papan dan lainnya.

“Karena kalau dikaji, hampir semua game mengandung unsur perjudian karena yang namanya permainan pasti ada perlawanan, apalagi saat ini sudah tersedia dalam bentuk online,” timpalnya

Baca Juga  Kodim Bireuen Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa di Makmur

Hal senada juga dikatakan, Maulana (29) salah seorang pemuda lainnya. Ia mengaku tidak masalah jika MPU mengeluarkan fatwa haram untuk game PUBG jika hal itu bermanfaat demi anak bangsa dan tidak melahirkan mudharat.

“Saya gampang-gampang saja kalau menanggapi hal ini. Diharamkan, itu artinya game tetap masih bisa dimainkan, kecuali diblokir. Kalau memang tidak dibolehkan dimainkan lagi, diblokir saja oleh Menkominfo,” pintanya.

Komentar

Berita Terbaru