oleh

ISIL/ISIS Kehilangan al-Qaim, Irak dan Deir Az Zor, Suriah

PENANGERI, Desk Internasional – Kelompok ISIL/ISIS benar-benar kehilangan wilayah al-Qaim di Irak dan Deir Az Zor di Suriah. Kelompok ISIL/ISIS sekarang, dilaporkan hanya mengendalikan sebidang wilayah di barat laut Irak.

Kelompok ISIL/ISIS telah kehilangan wilayah di Irak dan Suriah karena tentara kedua negara dan pasukan oposisi Suriah menekan kelompok militan bersenjata ISIL/ISIS.

Pada akhir hari Jumat (3/11), Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak, mengumumkan perebutan kembali kota al-Qaim, benteng terakhir kelompok ISIS tersebut di Irak.

Pasukan pemerintah Irak dilaporkan berhasil menguasai kota tersebut di perbatasan Suriah setelah merebut persimpangan perbatasan terakhir dari tangan ISIL/ISIS, atau kelompok Negara Islam Irak dan Levant/ISIS.

Pasukan Pemerintah Irak telah mendapatkan bantuan dari pejuang suku Sunni dan Pasukan Mobilisasi Populer (Popular Mobilisation Forces – PMF), sebuah pasukan paramiliter Syiah.

Baru lima bulan yang lalu, ISIL/ISIS masih menguasai wilayah yang luas, termasuk kota-kota besar, di kedua sisi perbatasan Irak-Suriah.

Namun sejak saat itu, kelompok ISIL/ISIS telah diusir keluar dan dipukul mundur dari kota Mosul di Irak dan dari kota Raqqa di Suriah juga dari kota Deir Az Zor di Suriah.

Para militan ISIL/ISIS sekarang hanya mengendalikan sebagian wilayah di barat laut Irak, di sepanjang perbatasan Suriah.

Sebelumnya pada hari Jumat (3/11), tentara Suriah mengatakan bahwa pihaknya telah mengendalikan wilayah Deir Az Zor, sebuah wilayah  yang kaya minyak yang sangat penting bagi keuangan ISIL/ISIS.

Kampanye perang  untuk merebut kembali kota timur tersebut dimulai pada bulan September ketika pasukan pemerintah Suriah berhasil mematahkan pengepungan tiga tahun ISIL/ISIS.

Kantor berita Al Jazeera, melaporkan pada hari Jumat (3/11) bahwa pasukan Suriah kemungkinan besar akan menemukan kota Deir Az Zor yang hancur akibat serangan udara selama berbulan-bulan dan pertempuran sengit. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *