oleh

JaDI Langsa : Relasi Wajib Netral

-Aceh, Politik-55 views

PENANEGERI, Langsa – Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Langsa wajib bersikap netral dalam melaksanakan tugasnya karena ada kode etik yang harus dipatuhi oleh mereka ketika mereka menjadi relawan.

“Masalah netralitas itu memang sangat penting jangan sampai Relasi condong atau memihak ke salah satu peserta Pemilu ataupun partai tertentu,” sebut Korda Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kota Langsa, Marida Fitriani, kepada Penanegeri.com, Kamis (24/1).

Dijelaskannya, peran relawan demokrasi yang direkrut KIP kabupaten/kota dinilai sangat strategis guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019.

Relasi, lanjut Marida, difokuskan untuk masuk kebeberapa basis yakni meliputi basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, penyandang disabilitas, pemilih berkebutuan khusus. Kemudian pemilih kaum marginal, komunitas, keagamaan, pemilih warga internet, dan basis pemilih relawan demokrasi.

“Kualitas Pemilu perlu ditingkatkan, salah satunya dengan meningkatkan kualitas pemilih. Relawan demokrasi termasuk mitra kerja KPU/KIP, dimana mereka bisa menjadi pelopor di komunitasnya,” ucapnya.

Menurut Marida, melalui relawan demokrasi, KIP kabupaten/kota bisa kembali menyebarluaskan informasi tentang pentingnya demokrasi, Pemilu, dan partisipasi. Selanjutnya, menyampaikan sekaligus mengingatkan kembali tentang tanggal, hari, dan jam pemungutan suara, tata cara pemberian suara, hingga pengenalan peserta pemilu.

Baca Juga  KIP Langsa Gelar Launching Kampanye dan Deklarasi Damai Pemilu 2019

“Intinya Relasi harus benar-benar bisa meyakinkan masyarakat agar pada hari pemilihan nanti datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya, sehingga tidak golput,” pungkas mantan anggota KIP Kota Langsa ini.

Komentar

Berita Terbaru