oleh

Jaksa Sita Rumah dan Mobil Mantan Bupati Simeulue

PENANEGERI, Banda Aceh – Kejati Aceh menyita sejumlah aset milik mantan Bupati Simeulue, Darmili seperti rumah sekaligus mobil yang berada di kawasan Gampong Neusu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (27/6) sore.

Penyitaan sejumlah aset ini dilakukan tim penyidik Kejati Aceh yang datang langsung ke lokasi bersama Darmili didampingi oleh kuasa hukumnya dari YARA sore tadi.

Sejumlah aset itu karena terkait kasus dugaan korupsi Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) yang terindikasi mengalami kerugian negara senilai Rp 51 miliar dari jumlah penyertaan modal Rp 227 milik dari APBK Simeulue.

Diketahui, Darmili telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PDKS tahun 2002-2012 tersebut sejak beberapa waktu lalu. Kasus ini pun ditangani Kejati Aceh sejak 2015 lalu namun hingga kini belum selesai.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh, Munawal Hadi, Rabu (26/6) kemarin mengatakan, sebenarnya pemeriksaan kembali terhadap Darmili akan dilakukan kemarin. Namun karena tersangka berhalangan, dirinya meminta waktu undur menjadi hari ini.

Baca Juga  Tiga Terdakwa Hukuman Mati di Aceh Kehilangan Hak Upaya Hukum

Diperiksanya kembali Darmili adalah karena penyidik masih perlu menggali lebih dalam informasi lanjut tentang kasus itu.

“Kalau penyidik merasa kurang, akan dipanggil lagi tetapi kalau cukup akan segera dilimpahkan ke pengadilan,” katanya.

Komentar

Berita Terbaru