oleh

Janda Miskin di Jeunieb Terima Rumah Bantuan dari WPU dan BMU

PENANEGERI, Bireuen – Nurlaila (41) janda miskin, warga Gampong Pulo Rangkileh, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen menerima rumah bantuan dari Wanita Peduli Ummat (WPU) dan Barisan Muda Ummat (BMU) serta donatur lainnya.

Serah terima kunci rumah bantuan itu diserahkan langsung oleh Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk H M Yusuf A Wahab (Tu Sop) dan disaksikan Muspika Jeunieb, Jumat (11/1).

Sebelumnya Nurlaila dan ketiga anaknya tidak memiliki rumah, dan tinggal menumpang di rumah keluarga dekatnya setelah suaminya meninggal dunia.

Ketua Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat, Tgk M Yusuf Nasir atau akrab disapa Abiya Rauhul Mudi kepada Penanegeri.com mengatakan, kali ini BMU hanya sebagai fasilitator, sementara dana pembangunan rumah dengan BMU 015 ini berasal dari wanita-wanita Aceh di Malaysia yang tergabung dalam Wanita Peduli Ummat (WPU) dan juga dari masyarakat Jeunieb.

“Bantuan rumah kali ini, BMU hanya memfasilitasi pembangunan saja dan rumah yang dibangun untuk suadara kita Nurlaila sedikit lebih besar dan dilengkapi dengan dapur dan merupakan bantuan dari Wanita Peduli Ummat (WPU) dan dari donatur, termasuk masyarakat Jeunieb,” katanya.

Sementara itu Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop) Pimpinan Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb mengaku, kita hari ini memikirkan apa yang sanggup kita pikirkan.

Menurut Tu Sop, kita juga tak perlu berandai-andai, apabila hari ini ada donatur tetap BMU di Aceh sebanyak 3 ribu orang dengan donasi 10 ribu rupiah setiap hari, maka menghasilkan Rp 30 juta dan mampu membantu fikir miskin dan mampu membangun rumah kaum duafa dan anak yatim.

“Saat ini BMU ibarat bayi yang baru lahir perlu dirawat, BMU bukan punya Saya. Jika sewaktu waktu nanti Tu Sop tiada, maka lanjutkan kampanye sosial ini, membangun peradaban sosial masyarakat Aceh dan merupakan sunnah Rasulullah dan solusi memperbaiki Islam dari sisi sosial,” ajaknya.

Komentar

Berita Terbaru