oleh

Jangan Viralkan Video Mesum-Porno, Bisa Dipidana

PENANEGERI, Techno – Mungkin bagi masyarakat yang awam yang tidak paham soal hukum, banyak masyarakat yang tidak mengerti bahwa memviralkan atau menyebarkan video mesum-porno adalah perbuatan melanggar hukum, dan bisa dipidanakan.

Untuk itu, Polisi mengingatkan masyarakat agar tak mudah menyebarkan video porno apapun bentuknya.

Apalagi kini santer adanya beberapa video porno yang kabarnya sedang trending di media sosial. Antara lain video mesum yang menghebohkan  di Samarinda dan Depok.

Karena jika ada pihak yang menerima kiriman video itu lalu mengirim lagi ke teman yang lain ataupun di share di grup medsos, maka bisa-bisa mereka yang turut memviralkan video porno, beresiko dijerat pidana.

“Yang pasti, kepada netizen, jangan sampai ada yang menyebarluaskan lagi,” kata Kanit Reskrim Polresta Depok AKP Firdaus kepada wartawan di Rektorat UI, Depok, Kamis (26/10).

“Mereka yang sudah menerima jangan sampai ini dikirimkan lagi atau di posting karena memang di UU Pornografi mereka bisa dikenakan itu, karena mereka turut menyebarluaskan,” ujar AKP Firdaus.

“Silakan dihapus, sehingga tidak menjadi viral atau menjadi perbuatan pidana,” himbaunya.

Untuk diketahui bahwa mengedarkan foto atau konten pornografi di internet bisa membuat seseorang dijerat pidana karena melanggar UU No 44 tentang Pornografi maupun UU no 11 tahun 2011 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dalam UU tentang Pornografi, Pasal 4 ayat (1) UU 44/2008 mengatur larangan perbuatan memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat pornografi.

Polisi kini tengah menyelidiki para pelaku video mesum-porno tersebut. Polresta Depok sudah melakukan penyelidikan terhadap beredarnya video mesum yang diduga melibatkan alumnus salah satu perguruan tinggi (PT) di Depok, Jawa Barat.

Dugaan sementara perempuan yang muncul pada rekaman itu merupakan alumnus pada perguruan tinggi di kawasan Depok.

Penyidik Polres Kota Depok juga telah berkoordinasi dengan pihak kampus tersebut guna menelusuri identitas alumnus tersebut.

Untuk itu bagi masyarakat luas agar sadar hukum dan tidak ikut-ikutan memviralkan video mesum-porno apapun bentuknya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar