oleh

Janjikan Proyek dan Catut Nama Kadistan, Penipu Incar Geuchik di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Seorang Geuchik (Kepala Desa) Bugak Krueng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen hampir saja kehilangan uang sebesar Rp 10 juta setelah seorang penipu mengaku pegawai Dinas Pertanian Bireuen mencatut nama Kadis Pertanian setempat dengan menjanjikan proyek.

Pasalnya si penipu itu, menjajikan dan mengabari kepada Geuchik Bugak Krueng, Anwar terkait adanya proyek bantuan hibah dari Jakarta berbentuk uang kontan.

“Awalnya si penipu ini meminta saya mengirim komitmen fee sebesar 10 persen ke rekening BRI, dan penipu ini mengubungi dengan menggunakan nomor Handpone 0852394538611,” kata Anwar, Jumat (3/5).

Diakuinya, si penipu tersebut menjelaskan, kalau Desa Bugak Krueng tahun ini memperoleh bantuan hibah untuk bidang pertanian dari Jakarta sebesar Rp 150 juta.

Lalu, si penelepon itu juga mengabari kalau bantuan itu membutuhkan proses dan diminta agar segera menyediakan fee sebesar 10 persen, atau Rp 15 juta untuk Kepala Dinas Pertanian Bireuen seraya meminta agar dirinya segera  ke dinas Pertanian.

“Tapi saya jawab, kalau saya tidak memiliki uang sebesar itu. Tak lama kemudian, si penelpon itu kembali menghubungi lagi dan kembali minta disediakan uang sebasar Rp 3 juta saja,” terang Anwar.

Karena tidak direspon, dua menit kemudian, si penelpon kembali meminta uang sebasar Rp 3 juta dan diminta dikirim ke rekening salah satu bank, dan slipnya agar dibawa ke dinas agar segera memproses pencarian bantuan tersebut.

“Karena saya curiga, lalu saya langsung ke Dinas Pertanian Bireuen dan menceritakan kejadian itu kepada Kadis Pertanian Bireuen,” sebutnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian Bireuen, Muhammad Nasir SP menjelaskan, kalau itu bentuk penipuan yang sengaja mencatut namanya.

Menurut Muhammad Nasir, sejauh ini belum ada proyek sama sekali, apa lagi kalau proyek yang bentuk hibah langsung dari pemerintah pusat, di Jakarta.

“Untuk itu saya meminta agar para Geuchik maupun masyarakat di Bireuen untuk tetap  berhati-hati, bila ada orang yang mengaku dan menjanjikan proyek, terutama dari Dinas Pertanian Bireuen. Bila ada silahkan untuk melapor,” pintanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *