oleh

Jelang Pleno Rekap di KIP, JaDI Langsa Ingatkan Parpol Serius Siapkan Saksi

-Aceh, Politik-54 views

PENANEGERI, Langsa – KIP Kota Langsa, akan melakukan rekap penghitungan suara, untuk itu kepada Partai Politik (Parpol) diminta serius menyiapkan saksi untuk hadir pada proses rekap tersebut, Sabtu (4/5).

“Menjadi penting bagi parpol untuk menyiapkan saksi. Karena, pemilu berkualitas dan berintegritas bukan hanya menjadi miliknya KPU/KIP, tetapi juga milik parpol,” sebut Koordinator Daerah (Korda) JaDI Kota Langsa, Marida Fitriani, kepada Penanegeri.com, Jumat (3/5).

Ditegaskannya, untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas dan berkualitas harus didukung oleh semua pihak tanpa terkecuali parpol. Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, bahwa saat hari pencoblosan saksi parpol yang hadir di TPS sangat minim.

“Dari 20 parpol hanya sekitar 10 parpol yang mengirimkan saksi,” ujar Marida.

Padahal, katanya, regulasi memberikan ruang agar tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS dihadiri saksi, tapi peluang regulasi itu kenyataannya tidak direspon secara maksimal.

Selain itu, regulasi juga mengatur hak saksi untuk menyampaikan keberatan dan menuangkannya secara administrasi dalam formulir C2 tentang keberatan saksi. Keberatan dimaksud berkenaan dengan tahapan pungut hitung. Saksi berhak memperoleh dokumen C-KPU dan C-1 Pileg dan Pilpres jika mewakili parpol pengusung capres dan Cawapres 01 dan 02, sesuai dengan mandat yang diterima saksi untuk jenis pemilu apa mereka hadir di TPS serta menyerahkan surat mandat sebagai saksi.

Baca Juga  Remaja Aceh Timur Tenggelam di Aceh Utara Saat Berenang

Lanjutnya, pasca pungut hitung dinamika yang terjadi yakni para caleg dari parpol yang tidak mengirimkan saksi kesulitan mengakses data perolehan suara sesuai Dapil. Kesulitan ini memang ada solusinya tapi timses caleg mesti kerja keras mendatangi lokasi pengumuman C1 Pileg di TPS dan PPS.

“Jika parpol mengirim saksi serius yang lengkap diseluruh TPS, maka caleg di parpol itu tinggal cek didokumen yang terhimpun di parpol dari seluruh TPS,” jelas Marida.

Sambungnya, dengan tidak ada saksi maka caleg mudah termakan informasi yang tidak akurat dari timsesnya, hal ini sangat berbahaya. Saat rekap di PPK atau tingkat KPU kab /Kota  semua didasarkan pada dokumen yang sama yang dipegang saksi dan Pengawas TPS, Panwascam dan Panwaslih setempat dan itulah proses konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan berbasis dokumen yang sesuai standar KPU.

Bahkan apabila terdapat selisih perhitungan suara yang tidak dapat terselesaikan ditingkat rekap kecamatan maka dapat di selesaikan pada tingkat kabupaten/kota.

“Karena pada saat rekap di kabupaten/ kota sebelum dimulai pencatatan idealnya akan dibacakan terlebih dulu form model DA.2 KPU disetiap kecamatan,” tutup Marida.

Komentar

Berita Terbaru