oleh

Jenazah yang Ditemukan pada Lahan Ganja Milik Hasan Basri, Ternyata Warga Pertik

-Aceh-1.489 views

PENANEGERI, Gayo Lues – Sesosok jenazah laki-laki yang ditemukan pada Selasa 20 November 2018 kemarin, di wilayah pegunungan Alur Kering Kampung Pasir Putih Kecamatan Pining, Gayo Lues (Galus), ternyata bernama Kadri (33) warga Kampung Pertik, Kecamatan setempat.

Lokasi penemuan jenazah itu, bertepatan dilokasi ladang ganja seluas enam hektar, hasil pengembangan kasus narkoba, dengan tersangka Hasan Basri, nomor polisi, LP-58/XI/2018/Res Galus, pada 15 November 2018 lalu.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman, saat dikonfirmasi Penanegeri.com, Kamis (22/11) melalui selulernya membenarkan penemuan mayat tersebut. Dijelaskan, penemuan mayat Kadri ini berawal dari kekhawatiran keluarga yang mengetahui, korban sudah tidak pulang ke rumah selama 9 hari.

Kemudian, pada Selasa 20 November 2018, sekira pukul 10.00 WIB, abang kandung korban, M Kasim bersama dua rekannya Indris dan Butet, mencari keberadaan Kadri ke Daerah Pegunungan Alur Kering Desa Pasir Putih Kecamatan Pining, Gayo Lues.

Alhasil, sekira jam 15.00 WIB, M Kasim bersama dua rekannya berhasil menemukan Kadri dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Berdasarkan keterangan keluarga, diduga perut almarhum mengalami luka tembak. Namun demikian, dari pihak Kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian korban, karena pihak keluarga tidak mengijinkan jenazah Kadri di Otopsi,” papar Kapolres Gayo Lues.

Selanjutnya, sambung Kapolres, keluarga almarhum pulang ke Desa Pertik untuk memberitahukan kepada keluarga dan meminta bantuan masyarakat untuk menjemput dan membawa jenazah adiknya yang ditemukan di pegunungan Alur Kering, Desa Pasir Putih.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, sebanyak 30 orang lebih, warga Kampung Pertik berangkat menuju ke wilayah pegunungan tersebut, untuk menjemput Jenazah Kadri,” ungkap Kapolres, seraya menambahkan, kemarin pagi sekira pukul 06.30 WIB, jenazah Kadri telah dievakuasi dan membawanya ke rumah duka. Selanjutnya, langsung dimakamkan di Kampung Pertik.

Bahkan setelah jenazah dimakamkan, beberapa masyarakat setempat berkumpul dirumah duka.

“Saya beserta Waka Polres, Kabag Ops, Kasat Intel dan KBO Binmas, juga datang ke rumah duka, untuk menyampaikan turut berduka cita,” sampai Kapolres.

Sebelumnya kata Kapolres, personel Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Gayo Lues, mendatangi pegunungan Alur Kering Kampung Pasir Putih Kecamatan Pining, untuk melihat langsung lahan ganja milik tersangka Hasan Basri pada 15 November 2018 kemarin.

“Berdasarkan keterangan tersangka, bahwa saat itu kebun ganja miliknya sedang panen. Atas dasar itulah tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Narkoba, Iptu Syamsuir, SE bersama KBO Ipda Andreas Ginting membawa tersangka ke Polsek Pining,” papar Kapolres.

Sesampainya di Polsek Pining, Kasat Narkoba menunggu di Polsek, sedangkan anggota Satresnarkoba lainnya, yang dipimpin KBO melanjutkan perjalanan membawa tersangka menuju ke ladang ganja yang dimaksud. “Sekira pukul 12.15 WIB, ladang ganja seluas 6 hektare milik tersangka Hasan Basri berhasil ditemukan,” tuturnya.

Kemudian, tak berselang lama tersangka Hasan Basri berupaya melarikan diri sambil merebut senjata milik KBO Andreas Ginting. Alhasil tangan kanan KBO tertembak.

Melihat kejadian tersebut, anggota mengambil tindakan represif berupa tembakan melumpuhkan ke arah kaki bagian atas tersangka, yang berakibat paha kanan dan kiri terkena tembakan.

“Pada saat bersamaan pula, anggota lainnya melihat adanya gerakan dari pohon ganja yang berada didepan mereka. Dengan situasi darurat seperti itu, anggota langsung berinisiatif melepaskan tembakan ke arah sumber gerakan, guna mengantisipasi adanya kemungkinan serangan dari pihak lawan, yang tidak diketahui secara pasti keberadaan dan posisinya,” terang Kapolres.

Setelah penembakan itu, sambunya, anggota Satresnarkoba sempat melakukan penyisiran disekitar TKP. Namun tidak menemukan adanya korban lainnya yang tertembak atau pun ceceran darah.

“Selanjutnya, tim kembali ke perkampungan penduduk untuk prioritas penyelamatan KBO Satresnarkoba dan tersangka Hasan Basri yang terluka, agar segera mendapatkan penanganan medis, pungkas Kapolres Gayo Lues.

Komentar

Berita Terbaru