oleh

Kabag Humas Bireuen : Sidang Final AMDAL Rumah Sakit Regional Bireuen Sesuai dan Sah

PENANEGERI, Bireuen – Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bireuen menanggapi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Rumah Sakit Regional dr Fauziah Bireuen yang disebut Wahana lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh tak sesuai tata ruang baru-baru ini.

“Dalam sidang final AMDAL telah diputuskan, kalau hal itu sesuai dan sah serta telah dicantumkan dalam berita acara. Terhadap AMDAL tersebut tidak ada persoalan lagi. Sekarang kita menunggu petunjuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan setelah itu, akan dilanjutkan pertemuan dengan pemilik tanah guna dilakukannya pembayaran harga tanah,” ucap Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bireuen, Farid Maulana SE, MSM, Selasa (26/11) kepada Penanegeri.com.

Ia juga mengatakan, begitu juga terkait RTRW, kini sedang dalam perubahan, mengingat ini kepentingan umum, dan mendesak dikaitkan dengan anggaran yang tersedia tahun 2019 dari Provinsi sesuai deadline waktu dari Menkes.

Menyahuti ini, maka perlu percepatan pembebasan tanah dengan sedikit menyesuaikan diskresi hukum, sehingga rumah Sakit Regional di Bireuen dapat dibangun secepatnya.

Baca Juga  Tim Satnarkoba Sita Paket Besar Sabu dan 2 Tersangka di Jangka Bireuen

“Kita sangat berharap,  seluruh elemen mayarakat agar berkontribusi agar kelancaran proses, dan tidak membangun opini yang bersifat apriori, terkesan berupaya menggagalkan pembangunan di Bireuen,” terang Farid.

Dibagian lain, dirinya menambahkan, wacana program pembangunan Rumah Sakit Umum Regional Tipe B dr Fauziah, di Kabupaten Bireuen merupakan mimpi yang sedang diwujudkan agar menjadi kenyataan oelh pimpinan daerah saat ini.

Tujuan utama, dengan lahirnya rumah sakit tipe B ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan maksimal bagi masyarakat, khususnya di 17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen.

“Belakangan warga harus antri saat berobat inap, dengan hadirnya rumah sakit ini maka pelayanan kesehatan di Bireuen akan lebih baik,” sebutnya.

Ditempat terpisah, Azhar, salah seorang warga Kota Juang, Kabupaten setempat mengatakan, dengan hadirnya rumah sakit yang besar dan representatif dengan jumlah daya tampung yang memadai, tentu sangat menguntungkan masyarakat.

“Mestinya kita dapat manyampingkan hal-ha kecil yang dapat menghambat pembangunan rumah sakit regional ini. Kita sebagai warga Bireuen ikut mendukung sehingga peningkatan pelayanan kesehatan bisa dinikmati oleh masyarakat,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru