oleh

Kadis PK Bireuen : UN Dibatalkan, Siswa di Bireuen Wajib dan Tetap Belajar di Rumah

PENANEGERI, Bireuen – Menyikapi kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang  membatalkan penyelenggaraan UN tahun 2020 serta sejumlah kebijakan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Drs M Nasir MPd kepada Penanegeri.com, Rabu (25/3) meminta seluruh siswa di Kabupaten Bireuen tetap fokus dalam belajar dan ikut didampingi dan diawasi orangtuanya masing-masing.

Menurut M Nasir, disamping mengawasi dan mendampingi anaknya, orangtua juga berkewajiban memfasilitasi putra putrinya yang beajar di rumah secara mandiri.

“Kendati UN dibatalkan, namun seluruh siswa yang belajar di rumah selalu fokus dan tetap bersungguh-sungguh belajar, walaupun UN ini dibatalkan,” harapnya.

Ditegaskan M Nasir, bagi orangtua dan wali murid serta masyarakat luas agar tetap mengontrol dan mengawasi serta memfasilitasi anak-anak kita yang saat ini masih diliburkan, agar belajar di rumah dengan semaksimal mungkin.

“Kita meminta agar seluruh siswa itu tidak keluyuran dan pergi dari rumah tanpa tujuan yang jelas, karena kondisi saat ini sedang kurang menguntungkan akibat penyebaran virs corona,” sebutnya.

Dibagian lain, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen juga mengharapkan agar seluruh pelajar di Bireuen tidak keluar rumah, nongkrong di warung kopi/kafe, warnet, dan Play Station.

“Bagi kepala sekolah, guru, kami minta tetap bersemangat untuk terus memantau dan mengontrol siswa yang menjadi tanggung jawabnya, memfasilitas belajar online maupun melakukan home visit, atau dengan ide gurunya masing-masing,” pintanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *