oleh

Kadis SI Langsa : Orang Tua Harus Larang Anaknya Ikut Asmara Subuh 

-Aceh-47 views

PENANEGERI, Langsa – Kepala Dinas Syari’at Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif, MM, meminta kepada para orang tua agar mencegah dan melarang putra putrinya untuk melakukan Asmara Subuh atau jalan-jalan pagi selama bulan suci Ramadhan.

Pasalnya, mereka keluar rumah pada waktu subuh bukan untuk Shalat Subuh, tetapi lari-lari pagi berpasangan laki perempuan, dan ada yang berboncengan di atas sepeda motor, balap balapan di Jalan Ahmad Yani dan jalan menuju Kuala Langsa.

“Yang perempuan berpakaian celana training ketat, berpegangan tangan laki laki dan perempuan berlari lari, melakukan mesum,” ujar Ibrahim Latif, kepada Penanegeri.com, Senin (27/5).

Sebab itu, kita minta orang tua agar mengontrol dan mengawasi  putra putrinya agar tidak melakukan Asmara Subuh. Menurutnya, menjelang akhir -akhir Ramadhan anak anak remaja bercampur baur laki laki dan perempuan berlari lari di Jalan Ahmad Yani dan jalan menuju Kuala Langsa,  sambil berlari lari mereka melakukan perbuatan ikhtilat (berpegangan tangan, bermesraan laki laki dan perempuan).

Baca Juga  Mopen Tabrak Sepmor di Manyak Payed Satu Meninggal Dunia

“Ini mereka lakukan di depan umum. Perbuatan yang mereka lakukan itu sudah melanggar hukum Syari’at Islam dan melanggar tata kesopanan. Maka pihak orang tua dan masyarakat melarang untuk hal yang demikian itu. Mereka sudah keterlaluan, menamakan  Asmara Subuh sebagai ajang berbuat maksiat,” tegasnya.

Lanjut Ibrahim, dirinya sudah perintahkan petugas Wilayatul Hibah (WH) untuk membubarkan dan menangkap orang orang yang melakukan Asmara Subuh itu. Seharusnya, dibulan suci Ramadhan ini mereka tidak berbuat khalwat, ikhtilat, mesum dan lain sebagainya yang melanggar syari’at Islam.

“Dibulan Ramadhan ini seharusnya mereka isi dengan banyak membaca Al-Qur’an, bukan ikut kegiatan yang bercampur baur laki-laki dan perempuan. Itu haram hukumnya,” tegasnya.

Asmara Subuh itu, sambung Ibrahim Latif, bukan budaya kita dan juga bukan budaya Islam, maka karena itu, kita wajib bagi mencegah dan memberantasnya.

“Maka kita harapkan dukungan dari semua pihak untuk mendukung  pembubaran dan pemberantasan Asmara Subuh tersebut yang sudah marak di Kota Langsa,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru