oleh

Kajari Aceh Tamiang Absen di Upacara HUT RI ke 72

-Pena Berita-178 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 di Aceh Tamiang disebut-sebut tidak dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tamiang, Irwinsyah, SH. Acara tersebut dihelat di lapangan Tribun, Komplek Perkantoran Bupati Aceh Tamiang di Karang Baru, Kamis (17/8) pagi.

Hal itu sontak mengundang tanya sejumlah kalangan masyararakat, salah satunya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gadjah Puteh (GP). Gadjah Puteh menilai, absen-nya Kajari Aceh Tamiang pada upacara poklamasi kemerdekaan RI tahun 2017 terkesan tidak menghargai kepala daerah setempat. Tindakan orang nomor satu di Adhiyaksa Aceh Tamiang ini mencerminkan kurang baiknya hubungan antara eksekutif dan yudikatif di “Bumi Muda Sedia”.

Direktur Eksekutif DPP LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Al Mahdaly kepada Penanegeri.com usai upacara 17 Agustus 2017, Kamis (17/8) mengatakan, Kajari Aceh Tamiang yang baru menjabat sekitar tiga bulan di Kejari Aceh Tamiang ini terkesan tidak bersahabat dengan pemda dan pemangku kepentingan lainnya, seperti Polres, Kodim, DPRK dan Pengadilan Negeri, termasuk masyarakat.

“Kajari Tamiang, terkesan tidak bersahabat dengan pemda,” sindirnya.

Menurut Sayed, sebagai salah satu unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Kajari Irwinsyah seyogianya harus menyempatkan diri datang duduk di barisan depan sejajar dengan Kapolres, Dandim, dan Ketua DPRK menyaksikan pengibaran bendera sang merah putih dan pembacaan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di daerah tempatnya bertugas.

“Bisa dibayangkan, peringatan kemerdekaan RI setahun sekali yang bernilai sakral ini berani tidak hadir, konon lagi acara undangan pemda dan stakekholder lainnya tentu bukan level Kajari,” tambah Sayed yang kerap disapa Patih Gadjah Puteh itu.

Sayed menyarankan, sebagai pejabat baru seharusnya, bagi siapa saja haruslah lebih beradaptasi mengenal kultur dan budaya daerah agar bisa lebih saling menghargai satu sama lain. LSM Gadjah Puteh juga menerima laporan bahwa selama ini Kajari Aceh Tamiang jarang hadir dalam acara undangan yang digelae pemda setempat. Bahkan saat acara HUT Adhiyaksa pihaknya dikabarkan tidak mengundang pejabat setempat.

“Meski tidak hadir pada peringatan HUT RI tidak ada sanksi hukumnya, namun ini menyangkut moralitas pejabat pemerintah yang harus dijaga dimanapun ditugaskan,” ujarnya.

Amatan Penanegeri.com, pada upacara HUT RI pagi tadi, Kajari Irwinsyah diwakili Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Muhammad Ilham, SH. Belum jelas apa yang membuat Kajari Aceh Tamiang absen saat upacara peringatan Hut RI ke 72 tersebut. Namun, baru kali ini sejak Aceh Tamiang terbentuk 14 tahun silam pejabat setingkat Kajari absen pada peringatan upacara 17 Agustus.

Informasi lain diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, ketidak hadiran Kajari Aceh Tamiang dikarenakan, Irwinsyah tengah memenuhi undangan dari Kejagung RI di Jakarta, sehingga mantan Kajari Aceh Selatan tersebut dikabarkan mengikuti upacara 17 Agustus 2017 di Jakarta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *