oleh

Kajari Bireuen : Alokasi Dana Rp 4,6 Miliar untuk Cegah Covid-19 Harus Akuntabel

PENANEGERI, Bireuen – Penggunaan dana realokasi APBK Bireuen sebesar Rp 4,6 miliar dari belanja tidak terduga guna mempercepatan penanganan Covid-19, agar lebih teliti, lebih cermat, efektif, efisien dan akuntabel serta tepat sasaran.

Demikian dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Muhammad Junaedi SH, MH terkait hasil Rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen mengenai  penggunaan anggaran tersebut.

Muhammad Junaedi yang juga tim dalam Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bireuen, membidangi bidang akuntabilitas dan pengawasan itu meminta, agar penggunaan dana tersebut harus digunakan sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2020.

“Kita mendorong agar Pemkab Bireuen dalam menggunakan dana realokasi APBK Bireuen sebesar Rp 4,6 miliar dari belanja tidak terduga, percepatan penanganan Covid-19 untuk lebih teliti, cermat, efektif, efisien dan harus akuntabel serta tepat sasaran,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (4/4).

Rakor ini, tambah Muhammad Junaedi, agar dapat menyamakan persepsi, sehinga tidak ada keraguan dalam menggunakan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kaupaten Bireuen.

Dengan tujuan, sambungnya, sesuai dengan intruksi dari Jaksa Agung, agar melakukan pemetaan dan analisa terhadap permasalahan dalam realokasi dana percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Selaku bidang akuntabilitas dan pengawasan, kami memberikan dorongan moril terkait penggunaan dana tidak terduga ini,  agar dapat dipertanggung jawabkan sesuai perundang-undangan,” sebut Kajari Bireuen itu.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilangsungkan di Aula Kantor Kejari Bireuen itu ikut hadir Plt Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH, MSi, Sekda, Ir H Zulkifli SP, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, Zamri SE.

Disamping itu hadir juga Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani MKes, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Inspektorat.

Sementara dari Kejaksaan Bireuen sendiri turut hadir, Kasi Pidana Umum, Teuku Hendra Gunawan SH MH, Kasi Pidana Khusus, Shaifuddin SH MH juga Kasi Intel, Fri Wisdom SH, MH.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *