oleh

Kajati Aceh : SP3 Kasus Alkes CT Scan RSUDZA Banda Aceh Dipastikan Tak Ada Intervensi

-Aceh-99 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Kejati Aceh mengusulkan kepada Kejaksaan Agung untuk memberhentikan proses hukum kasus dugaan korupsi senila Rp 15 miliar lebih dalam pengadaan alat kesehatan (alkes) CT Scan di RSUDZA Banda Aceh tahun 2008.

Kajati Aceh, Irdam pun memastikan bahwa hal ini tak ada intervensi dari siapapun. Hanya saja ini merupakan kepastian hukum.

“Tidak ada intervensi, kepastian hukum saja. Ini kan ada progres,” ujarnya kepada wartawan usai melantik M Yusuf sebagian Wakajati Aceh, Rabu (23/1).

Dalam kasus ini, ada keadilan restoratif yang merupakan jalan untuk menyelesaikan kasus pidana yang melibatkan masyarakat, korban dan pelaku yang bertujuan mencapai keadilan bagi seluruh pihak sehingga tercipta keadaan yang sama seperti sebelumnya dan mencegah terjadinya kejahatan lebih lanjut.

“Hingga sekarang pengadaan ini bermanfaat untuk masyarakat. Masalah salah satu tersangka adalah saudara dari Plt Gubernur Aceh tidak ada itu karena baru jauh sebelum beliau jadi Plt,” ungkapnya.

Diketahui, selain mantan Direktur rumah sakit itu yakni TM, Kejati Aceh menetapkan 3 tersangka lain yakni SU, MHR dan BI bahkan sempat menetapkan satu tersangka lain yakni TN dalam kasus itu.

Komentar

Berita Terbaru