oleh

Kalah, Pacman Disarankan Pensiun ?

PENANEGERI, Tinju – Pelatih dari Manny Pacquiao (Pacman) menasehati legenda Filipina tersebut untuk berhenti  bertinju pada hari Senin setelah kekalahannya dari petinju berkebangsaan Australia, Jeff Horn, dengan cara yang tak terduga.

Sementara ada berbagai kontroversi terangkat terkait rekor gelar kelas welter dunia di Brisbane, setelah ketiga juri memberikan poin dengan catatan untuk Horn yang tak terkalahkan, ada keraguan apakah Pacquiao yang kini berusia 38 tahun akan mampu untuk menjalani pertandingan ulang.

Pelatih yang mendapat penghormatan sebagai Hall of Fame, Freddie Roach, mengatakan bahwa dia akan mempertimbangkan untuk menasihati Pacquiao untuk memikirkan pensiun setelah karir profesional selama 22 tahun, di mana dia memenangkan gelar juara dunia dalam delapan divisi berat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Saya akan berbicara dengan Manny tentang kemungkinan untuk menghubunginya, atau mungkin lebih cepat dari yang saya rencanakan,” ujar Roach dikutip dari boxingxcreen.com, Senin (3/7).

Tidak dikecualikan oleh sebagian besar pengamat, gaya bertarung agresif Horn yang kini berusia 29 tahun berhasil mengguncang pertahanan Pacquiao, dengan tiga juri memberikan angka kemenangan 117-111, 115-113 dan 115-113 kepada petinju Australia tersebut.

Pacman, memilki rekor (59-7-2), bersikeras ingin menjalani pertandingan ulang di Brisbane untuk klausul dalam kontraknya, menyatakan bahwa dia akan “benar-benar kembali” untuk pertandingan ulang.

“Kami memiliki klausul untuk pertandingan ulang, tidak akan ada masalah,” kata Pacquiao di ring setelah keputusan juri.

Kekalahan Pacquiao mungkin dianggap sebagai hal yang cukup wajar setelah bertarung dengan tingkat tinggi selama delapan tahun, namun Roach menyerukan penyelidikan atas penilaian juri yang berasal dari Amerika Serikat, Waleska Roldan.

Dia memberikan penilaian 117-111, yang hanya memberi Pacquiao tiga keunggulan dari 12 ronde, meskipun Horn menyelesaikan pertarungan dengan catatan dominan.

Menurut statistik Compu Box, Pacquiao mendaratkan hampir dua kali lebih banyak pukulan seperti Horn.

“Saya menghormati keputusan juri. Dia jauh lebih tangguh dari perkiraan saya. Jauh lebih sulit. Kami pikir kami memenangkan pertarungan ini. Karena saya merasa telah mendapatkan poin yang lebih baik dari lawan saya,” terang Pacquiao kepada salah satu stasiun televisi Filipina.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar