oleh

KAMMI Makassar Peringatkan Jangan ada Aksi Bernuansa Separatisme 1 Desember

PENANEGERI, Makassar – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Makassar mengecam aktivis Papua yang pro terhadap gerakan Papua Merdeka yang akan digelar pada 1 Desember mendatang sebagai hari peringatannya.

“Kami hanya  mengingatkan jangan sampai ada anak Papua yang berdomisili di Kota Makassar ingin mengotori kota ini dengan merayakan hari Papua Merdeka, karena itu adalah agenda makar yang bisa merusak keutuhan NKRI.  Maka itu KAMMI menolak secara tegas dan tidak mentolerir adanya gerakan yang bernuansa separatis di Kota Makassar,” tegas Sekretaris KAMMI Makassar, Irfan Baso, dalam keterangan tertulisnya pada hari Senin 26 November 2018.

Daripada menggelar aksi, Irfan mengajak aktivis Papua yang berdomisili di Makassar  untuk manfaatkan  waktu untuk terus belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekal menjadikan Papua lebih maju dan berkembang seperti daerah lain di wilayah NKRI.

“Jangan larut dengan provokasi dan propaganda oleh pihak tertentu yang ingin membuat perpecahan,” katanya.

Diketahui bahwa tanggal 1 Desember 1963 adalah hari peringatan lahirnya Organisasi Papua Merdeka yang mereka peringati setiap tahun di beberapa daerah di Indonesia yang terkadang juga dimanfaatkan sebagian anak Papua yang merantau di berbagai kota, dan mendukung gerakan OPM. (*/Wawan)

Komentar

Berita Terbaru