oleh

Kaos Bergambar Emir Qatar sebagai Dukungan dari Tim Sepak Bola

PENANEGERI, Sepak Bola- Tim nasional  Sepak Bola Qatar membela negaranya dan berikan dukungan pada Emir Qatar Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, dengan mengenakan kaos (t-shirt) dengan print gambar Emir Qatar saat pemanasan sebelum bertanding melawan tim Korea Selatan dalam kualifikasi pra Piala Dunia FIFA.

Meski dengan mengenakan kaos dukungan pada Emir Qatar, tim Qatar beresiko bisa mendapatkan sangsi dari FIFA.

Tim nasional Qatar bisa menghadapi tindakan disipliner dari FIFA saat  pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Korea Selatan dengan memakai  kaos yang bergambar Emir Qatar sebagai bentuk dukungan untuk Emir negara tersebut.

Pertunjukan dukungan dari tim sepak bola nasional terjadi saat krisis diplomatik hebat yang melanda negara-negara teluk Arab, terutama blokade dan isolasi terhadap Qatar.

Saat para pemain Tim Nasional Qatar sedangan melakukan pemanasan dan bersiap menghadapi pertandingan  sepak bola kualifikasi Piala Dunia FIFA di Doha pada hari Selasa (13/6, anggota Tim  mengenakan kaos putih yang dihiasi dengan potret profil Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani.

Hal ini menjadi simbol pembelaan yang banyak digunakan oleh warga Qataris sebagai tanggapan terhadap krisis diplomatik saat ini di Teluk, dimana tiga negara terdekat Qatar yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain juga lainnya, berombongan memutus semua hubungan dengan negara Qatar.

T-shirt bergambar Emir Qatar  juga dikibarkan oleh  gelandang tengah  Hasan Al-Haydos dalam aksi selebrasi setelah ia  mencetak gol yang memastikan tim Qatar unggul 1-0 dari Korsel, setelah tendangan bebas pada menit ke-25.

Hasan Al Haydos dari Qatar merayakan gol (selebrasi) dengan mengibarkan T shirt bergambar Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani setelah mencetak gol melawan Korea Selatan dalam pertandingan sepak bola kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 di Stadion Jassim Bin Hamad di Doha- Qatar, 13 Juni 2017 (EPA / Noushad Thekkayil)

Setelah mencetak gol Haydos berlari ke lapangan dan mengangkat T-shirt bergambar Emir Qatar untuk dukungan pada negara Qatar.

Bentuk  dukungan dari tim sepak bola nasional  Qatar ini menjadi perhatian dunia Internasional, karena terjadi saat krisis diplomatik terburuk  di kawasan Teluk Arab. Qatar ‘dikeroyok’ dengan pemutusan ramai-ramai hubungan diplomatik, sebuah tekanan dashyat untuk negara Qatar dan masyarakat Qatar.

Kerajaan Arab Saudi dan sekutu-sekutunya menuding Qatar mendukung “terorisme”, sebuah tuduhan yang berulang kali dibantah dam ditolak keras oleh Qatar, yang mengatakan bahwa isolasi diplomatik “tidak adil”.

Qatar sendiri akan menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2022.

Awal pekan ini sebagai tanggapan atas krisis Teluk, presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa badan sepak bola “tidak ikut campur dalam geopolitik” dan memberikan dukungannya untuk turnamen 2022 yang akan berlangsung di Qatar.

Setelah itu, pelatih asal Uruguay Jorge Fossati membela pemainnya dan kemudian mengutuk “situasi konyol” dari “blokade” di Qatar tersebut.

Kaos putih yang dikenakan oleh para pemain itu dihiasi dengan potret profil Emir, sebuah citra yang telah menjadi simbol pembelaan yang umum digunakan oleh Qataris sebagai tanggapan atas krisis diplomatik.

FIFA melarang pesan politik, agama atau komersial yang tidak disetujui pada  kaos pemain.

Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Kepala FIFA Gianni Infantino telah mengkonfirmasi bahwa turnamen tersebut takkan diengaruhi oleh  krisis diplomatik. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *