oleh

Kapal China Penangkap Ikan Masih di ZEE, Diawasi 5 KRI

PENANEGERI, Natuna – Kapal-kapal penangkap ikan berbendera China masih berada di kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) perairan Natuna utara, Kepulauan Riau (Kepri). Ada 5 KRI yang dikerahkan mengawasi pergerakan kapal-kapal China

“Kondisi kapal-kapal China masih di ZEE dan kapal kapal kita ada 5 yang menjaga di sana berusaha untuk mengusir kapal-kapal China yang masuk ke wilayah ZEE,” kata Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, saat dimintai konfirmasi, Senin (6/1/2020), dilansir dari laman detik.com.

Menurut Ngesti, kapal-kapal China masih melakukan pencurian ikan. Kondisi ini sudah terjadi sejak akhir tahun 2019.

Sedangkan 5 KRI yang dikerahkan mengawasi dan mengusir kapal China yakni KRI Usman Harun 359, KRI John Lie 358, KRI Tjiptadi 381, KRI Teuku Umar 385 dan KRI Karel Satsuit Tubun 356.

Indonesia memang mengambil ancang-ancang untuk menambah kekuatan di Natuna demi menjaga teritori dari kapal-kapal nelayan China. Pintu negosiasi tertutup rapat karena Indonesia punya pijakan yang kuat.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Margono sebelumnya menyebut kapal nelayan China ternyata masih menggunakan pukat harimau untuk menangkap ikan di perairan Natuna.

Padahal, pukat harimau di Indonesia dilarang oleh pemerintah melalui peraturan menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015.

“Mereka didampingi dua kapal penjaga pantai dan satu kapal pengawas perikanan China,” kata Yudo, Minggu (5/1). (*/dtc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *