oleh

Kapal Tenggelam, Nelayan Aceh Timur Evakuasi 12 Warga Myanmar

-Aceh-46 views

PENANEGERI, Aceh Timur – Sebanyak 12 warga Negara Myanmar berhasil dievakuasi oleh nelayan Aceh Timur dari perairan perbatasan laut Indonesia – Thailand dengan Kordinat 740 LTU – 9538 LTS ke Pelabuhan Kuala Idi.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, SIK, MH melalui Kasatpolair Polres Aceh Timur, Iptu Pidinal Limbong kepada Penanegeri.com, Rabu (19/12) mengatakan, berdasarkan keterangan dari nelayan, bahwa peristiwa itu bermula pada Minggu (16/12), dimana KM Tabina dengan tekong Husaini mencari ikan di antara perbatasan Negara Indonesia – Thailand. Kemudian melintas kapal muatan barang (kargo), pada saat itu kondisi cuaca buruk ombak besar (Badai), sehingga tiba – tiba kapal kargo itu menghilang dan tenggelam diterjang ombak.

Sementara, para ABK nya hanyut menuju ke arah perairan Indonesia, karena melihat kejadian tersebut yang lokasinya tidak jauh dari mereka, maka Husaini memberikan pertolongan kepada para ABK serta berusaha mencari bantuan ke kapal yang lebih besar.

“Alhamdulillah, saat itu yang lokasinya tidak jauh, mereka berjumpa dengan KM Harapan Makmur dengan Tekong Azhari, sehingga kemudian ke 12 warga Myanmar tersebut di pindahkan ke KM Harapkan Makmur,” bebernya.

Baca Juga  Nelayan Aceh Timur yang Jatuh di Kuala Bugak Ditemukan Meninggal Dunia

Lanjutnya, karena cuaca buruk dan ombak besar maka KM Harapan Makmur yang membawa 12 warga Myanmar harus menempuh perjalanan selama 3  hari untuk sampai di Pelabuhan Kuala Idi, pada Rabu (19/12) dan setibanya di pelabuhan, mereka langsung dibawa ke Kantor Satpolair Polres Aceh Timur.

Sambung Kasatpolair, berdasarkan keterangan Kapten Kapal, Kyaw Soe, mereka meruapakan warga negara Myanmar, etnis Burma, beragama Budha dan bukan warga negara Myanmar etnis Rohingnya.

“Kapal Tongkang dengan nama lambung MV Htoo Anna War yang mereka tumpangi mengangkut kayu tujuan Penang Malaysia,” ungkapnya.

“Setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan, pihaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait, khususnya pihak Imigrasi untuk proses pemulangan 12 warga Myanmar tersebut,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru