oleh

Kapolres Bireuen : Warga Aceh Utara Ikut Jadi Korban Penipuan Diimingi Lulus PNS dari Pelaku

PENANEGERI, Bireuen – Hasil penyelidikan kasus penipuan yang dilakukan tersangka HM (51) oleh tim penyidik Satreskrim Polres Bireuen ternyata tak hanya warga Bireuen, warga Aceh Utara juga ikut menjadi korban.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK kepada wartawan, Minggu (22/12) mengatakan, dari 15 korban, satu orang korban diantaranya sudah membuat laporan resmi ke Polres Bireuen.

“Hingga Sabtu kemarin telah ada 15 orang yang diduga korban penipuan yang dilakukan MH. Korbannya tak hanya dari Bireuen tetapi warga Aceh Utara juga menjadi korban,” ujarnya.

Sementera 14 orang atau korban penipuan lainnya hingga hari belum membuat pengaduan resmi dan diduga para korban enggan melapor karena kerugian uangnya berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta lebih.

Kendati belum membuat laporan secara resmi ke Polres Bireuen, hal ini tidak terkendala  terkait proses penyelidikan kasus yang dilakukan HM ini.

“Korban ini hanya sebagai saksi guna  menguatkan dugaan kasus penipuan yang dijanjikan untuk korban agar bisa lulus menjadi PNS,” ungkapnya.

Baca Juga  DPW Partai Aceh Bireuen Menggelar Muswil Besok

Hingga hari ini, tmbah Kasat Reskrim, Rezki Kholiddiansyah tim penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap HM yang kini telah diamankan di Polres Bireuen.

“Kita akan terus mendalami keterlibatan HM ini dalam kasus penipuan dan mengimingi korban menjadi PNS, dan tidak tertup kemungkinan korbannya masih banyak,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Sat Reskrim Polres Bireuen berhasil mengamankan dan menangkap HM (51) pelaku penipuan yang mengimingi korbannya bisa meluluskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

HM yang juga mengaku mantan anggota TNI warga Kecamatan Peudada, Bireuen itu ditangkap setelah adanya laporan dari korban, Fadhila (37) warga Kecamatan Kuta Blang, Bireuen tanggal 14 Desember 2019 ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat.

Sebelum ditangkap, informasi dari warga di Kutablang, Bireuen, tersangka HM ini sempat mengaku kepada warga, kalau dirinya TNI berpangkat Mayor, dan mengimingi mampu membantu mengurus jadi PNS, mengurus rumah bantuan serta pekerjaan.

Komentar

Berita Terbaru