oleh

Kapolsek Kalirejo Diadukan ke Propam terkait Dugaan Perselingkuhan

PENANEGERI, Lampung – Kapolsek Kalirejo, Lampung Tengah berinisial AKP ES dilaporkan ke Bidpropam Polda Lampung oleh Bripka Ferry M, bawahan AKP ES yang juga merupakan suami VK.

Dalam laporan bernomor STPL/B-57/III/2018/Yanduan itu disebutkan, AKP ES dilaporkan dengan tuduhan pelanggaran disiplin dan kode etik karena melakukan perselingkuhan dengan seorang bhayangkari.

Kejadian ini diketahui saat sang suami, Bripka Ferry M, memergoki istrinya VK tengah berada di rumah Kapolsek Kalirejo AKP ES.

Bahkan, kejadian itu sempat direkam oleh Bripka Ferry dengan menggunakan kamera ponsel.

Saat itu, Bripka Ferry ditemani oleh Dian Fuadi (30), adik iparnya. Setelah kejadian itu, Bripka Ferry melalui Dian melapor ke Mapolda Lampung.

“Padahal, istri kakak saya itu pamitnya sedang kerja di luar kota. Tapi. nggak tahunya malah berduaan dengan atasan kakak saya,” beber Dian setelah melaporkan kejadian itu ke Mapolda Lampung, Selasa, 6 Maret 2018.

Masih kata Dian, Bripka Ferry juga sempat mengabadikan foto saat memergoki istrinya naik ke mobil oknum perwira berinisial ES itu.

“Jadi saat akan naik mobil, ditarik keluar dan direkam. Nah, saat direkam itu ES sempat memukul dan membanting HP,” tuturnya.

“Saat ini kami laporkan dua (kasus), penganiayaan dan perselingkuhan,” ujar Dian yang merupakan adik Bripka Ferry M.
Kabid Propam Polda Lampung Kombes Hendra Supriatna kepada wartawan mengatakan laporan ini sudah diperiksa, dalam hal ini pelapor maupun terlapor.

“Ya sudah kita periksa semua, dalam waktu dekat kita limpahkan dan kita sidangkan,” kata Kombes Hendra kepada wartawan, Rabu (7/3/2018).

Untuk itu, AKP ES akan segera diproses dengan sidang kode etik profesi.

“Kami tindak dengan tegas, dan hasilnya kami akan proses kode etik profesi Polri. PTDH, sudah jelas, pemberhentian dengan tidak hormat itu yang paling tertinggi, tapi kita lihat sidangnya,” katanya.

Kombes Hendra menambahkan, status AKP ES sebagai kapolsek maupun sebagai anggota polri saat ini masih dalam pertimbangan, apakah akan dinonaktifkan atau tidak.

“(Jabatan) dengan segera dipertimbangkan oleh bapak kapolda, masih dipertimbangkan,” pungkasnya.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi juga menegaskan jika yang bersangkutan terbukti bersalah maka akan diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. (*)

simak video nya di youtube :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *