oleh

Kedatangan 7 Jenazah dan Penyerahan 9 Jenazah Korban Kekejian KKSB

PENANEGERI, Mimika – Reporter kontributor Pena Negeri di Papua melaporkan bahwa pada hari Jumat 7 Desember 2018 sekitar pukul 09.00 WIT di Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin Timika, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika telah dilaksanakan proses evakuasi korban pembantaian karyawan PT Istaka Karya para pekerja Jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak Kabupaten Nduga oleh gerombolan KKSB (Kelompok Kriminal separatis bersenjata).

Evakuasi dilakukan dengan menggunakan Heli Penerbad dan acara penyerahan jenazah korban dari Kapolda Papua kepada PT. Istaka Karya.

Diawali pada pukul 06.31 WIT Heli Bell -412 HA 5177 dan HA 5178 terbang menuju Mbua, Kabupaten Nduga.

Kemudian pada pukul 07.09 WIT Heli MI-17 HA-5143 terbang menuju Mbua Kabupaten Nduga

Pada pukul 08.35 WIT pembagian tugas tim pengangkat kantong jenazah oleh Kolonel Inf Agus Prasetyo selaku Kasi Ops Rem 174/ATW terdiri dari anggota 754, Brimob dan ERG PT FI.

Pada pukul 09.00 WIT Heli MI-17 HA-5143 milik Penerbad mendarat di Helipad Airfast Bandara Timika dengan membawa 7 kantong jenazah korban, disaksikan langsung oleh Panglima TNI, Kasad, Wakapolri, Pangdam XVII/Cenderawasih, Kapolda Papua dan Kakorps Brimob.

Selanjutnya jenazah dinaikkan ke dalam mobil ambulance menuju ke tenda visum dan identifikasi yang berada di belakang Hanggar Airfast bandara Mozes Kilangin Mimika.

Usai menyaksikan penurunan 7 jenasah dari Helly MI-17 HA-5143 Penerbad, Panglima TNI, Kasad, Wakapolri menuju ke Hanggar Airfast guna turut menyaksikan 9 peti jenazah yang telah berhasil diidentifikasi dan divisum yang disaksikan oleh keluarga korban.

Selanjutnya di hadapan keluarga korban, Panglima TNI menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi, dan keluarga mohon sabar.

Para korban yang jatuh dalam peristiwa ini adalah merupakan pahlawan pembangunan, yang telah mengorbankan jiwanya.
“Semoga ini adalah kejadian yang terakhir di Papua. Kami TNI Polri akan terus mengejar dan menumpas kelompok TPN OPM di tanah Papua,” tegas Panglima TNI.

Kemudian pada pukul 09.17 WIT dilakukan penyerahan jenazah dari Kapolda Papua kepada pimpinan PT. Istaka Karya Sigit Winarto selaku Dirut PT Istaka Karya.

Disambung pada pukul 09.18 WIT pembacaan doa oleh Kapten Inf Rustam Pauwah selaku Danramil 1710-01/Kokonao.

Selanjutnya ketujuh jenasah yang baru dievakuasi kemudian dibawa ke tenda yang berada di belakang Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin untuk dilakukan visum dan identifikasi oleh Tim Inafis Polda Papua yang dipimpin oleh Kombes Pol Ramon selaku Kabid Dokkes Polda Papua.

Sedangkan untuk 9 jenazah yang telah diserahterimakan kepada perwakilan PT. Istaka Karya guna proses pemakaman akan menunggu hasil koordinasi dengan pihak keluarga korban.

Demikian dilaporkan secara langsung oleh Kontributor PenaNegeri di Papua.

(Liputan dan laporan berita serta foto oleh : Wawan, Reporter Kontributor PenaNegeri di Papua)

Komentar

Berita Terbaru