oleh

Kejari Bireuen Periksa Pejabat Kemenag dan Kepsek Terkait Dana Bos

PENANEGERI, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen mulai mengusut dugaan terkait korupsi di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen, Selasa (17/12).

Selain dugaan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Kankemenag Bireuen, Kajari Bireuen juga ikut mengusut dugaan pemotongan gaji guru, di lingkungan Kemenag awal tahun 2017 hingga pertengahan tahun 2018.

Kajari Bireuen, Muhammad Junaedi SH MH, melalui Kasi Intel, Fri Wisdom S Sumbayak SH didampingi Kasi Pidsus, Saifuddin MH yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (17/12) membenarkan terkait pemeriksaan tersebut.

“Ada dua perkara yang sedang dilakukan pemeriksaan dari pihak Kejari Bireuen, baik dari pegawai dan guru di lingkungan Kemenag Bireuen,” katanya.

Menurut Fri Wisdom, selain pemeriksaan terhadap kepala sekolah dan pejabat Kemenag. Saat ini kami juga sedang menggali informasi terkait masalah tersebut.

Sementara itu Kajari Bireuen, Muhammad Junaedi SH mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan, apakah dugaan penggunaan dana BOS benar tidak sesuai peruntukan atau tidak.

Disamping dana BOS, pemeriksaan juga dilakukan terhadap dugaan pemotongan gaji guru, apakah terindikasi tindak pidana korupsi, atau tidak.

‘Apabila hasil pemeriksaan nantinya terindikasi korupsi, maka tetap akan dicari tersangkanya,” ungkap Muhammad Junaedi.

Begitu juga sebaliknya, bila hasil pemeriksaan hanya terindikasi kesalahan administrasi, maka masalah ini akan dikembalikan ke Inspektorat Kemenag, agar tindak lanjut sesuai ketentuan administrasinya.

“Untuk memastikan hal ini, Kajari Bireuen tetap akan mengusut masalah ini secara komprehensif sehingga jelas,” sebutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *