oleh

Kekeringan di Wilayah Hulu Aceh Tamiang Meluas

-Aceh-15 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Sejumlah desa di dua Kecamatan wilayah hulu yakni Desa Harum Sari, Wono Sari, Bandar Setia dan Desa Perkebunan Pulo Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu dan Desa Jambo Rambong di Kecamatan Bandar Pusaka terkena dampak bencana kekeringan dan krisis air bersih di Aceh Tamiang yang semakin meluas.

Kekeringan dipedalaman hulu Aceh Tamiang dikabarkan sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Kekeringan disebabkan kemarau panjang  sehingga membuat sumber air sejumlah sumur-sumur warga ikut kering kerontang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Rabu (21/2) telah mengerahkan belasan personelnya berikut empat unit mobil tanki berkapasitas 4000 liter guna memasok air bersih kepada masyarakat di dua Kecamatan yang dilanda kekeringan tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Tamiang, Syamsul Bahri yang dihubungi awak media, Rabu (21/2) mengatakan, Desa yang terkena dampak kekeringan berada di dua kecamatan, Tamiang Hulu dan Bandar Pusaka.

“Pagi ini kita sudah membantu air bersih sebanyak empat tanki berikut 20 buah tandon(wadah air) dan mengirim satu unittruk serbaguna untuk keperluan warga disana,” terangnya.

Baca Juga  Enam Bulan DPO, Penipu "Ulung" Diringkus Tim Gabungan Polda Aceh

Bencana kekeringan semakin meluas, sambung Syamsul, yang awalnya dialami masyarakat di tiga desa kini sudah bertambah menjadi lima desa. Akibatnya, ratusan kepala keluarga (KK) terus bertambah yang tidak mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Sesuai Instruksi Bupati Aceh Tamiang, BPBD akan terus menyalurkan kebutuhan air bersih guna mengantisipasi dampak buruk kekeringan yang terjadi sampai musim kemarau diwilayah hulu berakhir. Dampak kekeringan semakin meluas, kami akan terus menyuplai air bersih sampai hujan turun dan wilayah itu tidak kekeringan lagi,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Tamiang Hulu, Iman Suhery yang turun langsung ikut mendistribusikan air bersih kerumah-rumah penduduk mengatakan, saat ini ada empat desa kekeringan di Tamiang Hulu, yakni Wono Sari, Harum Sari, Bandar Setia dan Desa Perkebunan Pulo Tiga.

Kendati demikian, warganya merasa terbantu dengan datangnya bala bantuan air bersih dari BPBD Aceh Tamiang dan langsung dibagikan kepada warga.

“Atas bencana kekeringan ini, BPBD Aceh Tamiang sudah membuat Posko di Tamiang Hulu dan menyatakan status bencana,” beber Camat.

Baca Juga  Honor Petugas PPS Manyak Payed Raib Ditangan Bendahara

Sebelumnya, lanjut Iman Suhery, tiga desa di Kecamatan Tamiang Hulu (Tahu), yakni Harum Sari, Wono Sari dan Bandar Setia lebih dulumengalami kekeringan. Meski sudah ditangani oleh BPBD bekerjasama dengan PDAM Tirta Tamiang dengan memasok air bersih ke rumah-rumah penduduk, namun kekeringan terus berlanjut.

Camat mengakui, beberapa desa yang disebutkan tadi selalu menjadi langganan kekeringan setiap tahun saat musim kemarau tiba, selainjauh dari jangkauan sungai, di tiga desa itu payah mendapat air meski sudah banyak dibangun sumur bor.

“Solusinya yakni menunggujaringan pipa dari PDAM Tirta Tamiang wilayah Pulo Tiga siap terpasang baru krisis air bersih setiap musim kemarau bisa diatasi,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru