oleh

Kekurangan Guru di Bireuen Akan Diusulkan Sesuai Formasi dan Kebubutuhan

PENANEGERI, Bireuen – Guna mengatasi kekurangan 300 guru lebih, baik SD dan SMP di Kabupaten Bireuen, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat akan mengusulkan kembali melalui pemerintah setempat.

Hal itu dikatakan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen, Drs Muhammad Nasir MPd kepada Penanegeri.com melalui telepon salulernya, Rabu (20/2).

“Untuk kebutuhan kekurangan guru di Bireuen tahun depan, kita akan mengusulkan kembali melalui Pemerintah Bireuen sesuai dengan formasi yang dibutuhkan setiap sekolah,” katanya.

Disamping dengan pengusulan dari Pemkab Bireuen, mengatasi kekurangan guru guru kelas dan guru bidang studi, maka sekolah dapat memanfaatkan atau mempeberdayakan guru bakti di sekolahnya masing-masing.

Saat ini, sambung Muhammad Nasir, guru bakti dan guru honor di Kabupaten Bireuen juga sangat banyak, maka sekolah dapat memanfaatkan mereka dengan membiayai melalui dana BOS sesuai Standar Pelayanan Minimum (SPM).

“Sedangkan yang telah lulus melalui formasi tahun 2018 kemarin ada sekitar 220 orang baik SD mapaun SMP. Untuk SD sendiri ada 118 orang, guru kelas 12 orang, guru PAI 22 dan guru Penjas 46 orang,” terangnya.

Selama ini, sambung Muhamamd Nasir, kekurangan guru di Bireuen karena telah banyak yang sudah memasuki masa pensiun serta ada yang pindah ke daerah lain karena ikut suami.

Dibagian lain, Muhammad Nasir juga menjelaskan, guru yang dibutuhkan tersebut harus sesuai dengan bidang studi atau mata pelajaran di sekolah, sementara guru di Bireuen banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan serta bidang studi.

“Kedepan kita akan terus mengupayakan, agar guru bakti maupun guru honor yang memiliki skil bidang studi akan diupayakan agar dapat dimanfaatkan oleh sekolah baik SD maupun SMP,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya hingga memasuki tahun 2019, Kabupaten Bireuen masih mengalami kekurangan guru untuk SD dan SMP sebanyak 300 orang lebih, sementara yang telah diterima dari formasi baru, tahun 2018 lalu sebanyak 220 orang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *