oleh

Kenang Musibah Tsunami, Nelayan Pesisir Bireuen Gelar Doa Bersama

PENANEGERI, Bireuen – Memperingati 15 tahun musibah Tsunami Aceh, nelayan di pesisir Kabupaten  Bireuen  menggelar zikir dan doa bersama, di beberapa titik lokasi, Kamis (26/12).

Sementara itu, untuk mengenang kembali musibah gempa dan tsunami di Aceh, seluruh nelayan di 17 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen tidak turun melaut.

Panglima Laot Kabupaten Bireuen, Badruddin Yunus yang dikonfirmasi Penanegeri.com mengatakan, sejauh ini seluruh nelayan di Kabupaten Bireuen tidak turun melaut, dan ikut melakukan doa bersama mengenang kembali musibah Tsunami yang terjadi 26 Desember 2004 silam.

“Ada sejumlah titik dilaksanakannya  zikir dan doa bersama untuk mengenang kembali musibah tersebut, sedangkan seluruh boat nelayan sudah ditambat sejak pagi Rabu kemarin dan tidak boleh ada aktivitas,” ujarnya.

Sementara itu, nelayan di kawasan Desa Ie Rhop juga menggelar kegiatan yang sama serta di kawasan Kuala Bugeng Desa Lapang Barat, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Warga ikut menggelar doa bersama di meunasah serta pinggir pantai Pante Pangah, Gandapura.

“Hari ini seluruh nelayan di kawasan ini tidak melaut, dan ikut melakukan doa bersama di meunasah serta pinggir pantai Pante Pangah,” sebut Geuchik Ie Rhop, Gandapura, Muhammad Banta.

Komentar

Berita Terbaru