oleh

Kesbangpol Aceh Gelar FKDM di Lhokseumawe

-Pena Berita-140 views

PENANEGERI, Lhokseumawe – Kesbangpol Aceh menggelar rapat kerja Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dengan Tema Meningkatkan Peran FKDM Menjaring Informasi Dalam Upaya Cegah Dini, di Aula kantor Walikota Lhokseumawe, Kamis (20/7).

Kabid Penanganan Konflik Aceh, Halim P Kesuma selaku Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan, atas nama panitia penyelenggara kegiatan rapat kerja FKDM mengucapkan selamat datang kepada peserta, semoga dengan kegiatan ini bisa menambah wawasan kita dalam melaksanakan kegiatan di lapangan.

“FKDM adalah wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat. Diharapkan peran FKDM temu cepat dan lapor cepat potensi ancaman guna terwujudnya kamtibmas,” ujarnya.

Kegiatan ini, sambung Halim, dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat. Kewaspadaan dini masyarakat adalah kondisi kepekaan, kesiagaan dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi dan indikasi timbulnya bencana, baik bencana perang, bencana alam, maupun bencana karena ulah manusia.

“Penyelenggaraan kewaspadaan dini masyarakat di Kabupaten/Kota menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh masyarakat, yang difasilitasi dan dibina oleh Pemerintah,” tandasnya.

Walikota Lhokseumawe yang diwakili Sekda, Bukhari, A.KS, MM dalam sambutan dan arahan sekaligus membuka kegiatan rapat kerja FKDM mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe mengucapkan selamat datang kepada Kesbangpol Aceh dalam rangka Menyelenggarakan rapat kerja FKDM di wilayah kota Lhokseumawe.

“FKDM dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di daerah, dibentuk mulai dari tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, sampai di tingkat Desa/Kelurahan,” terangnya.

Dikatakan Sekda, tujuan pembentukan FKDM adalah untuk membantu instrumen negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat, melalui upaya deteksi dini terhadap potensi dan kecenderungan ancaman serta gejala atau peristiwa bencana.

“Dengan fungsi pendeteksian dan pengidentifikasian, maka FKDM perlu diberikan gambaran umum mengenai potensi atau kecenderungan ancaman, dalam perspektif intelijen, khususnya terkait dengan perkembangan situasi nasional,” tegasnya.

Amatan Penanegeri.com, dalam rapat kerja tersebut terlihat hadir, Kepala Kesbangpol Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil, perwakilan Polres Lhokseumawe, Ipda Agus, perwakilan Kodim 0103/AUT, Serka Ninco, para Camat jajaran Pemkot Lhokseumawe, serta puluhan tamu undangan lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *