oleh

Ketua DPRD Buton Selatan Ditangkap karena Narkoba, Positif Sabu

PENANEGERI, Jakarta – Tim dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap Ketua DPRD Buton Selatan, La Usman, setelah kedapatan memakai narkoba di hotel Red Planet, Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan penangkapan dilakukan pada hari Jumat (23/11/2018) sekira pukul 23.00 WIB.

Penangkapan La Usman berawal dari informasi masyarakat.

Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, Ketua DPRD Buton Selatan La Usman Sampolawa mendapatkan narkotika jenis sabu dari sopirnya.

“Hasil interogasi tersangka bahwa dia telah memakai sabu di hari sebelumnya. Didapat dari Lani, sopir yang biasa mendampingi tersangka selama di Jakarta,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Prabowo Yuwono dalam keterangannya, Senin (26/11/2018).

Hasil pemeriksaan tes urine juga menunjukkan positif Ketua DPRD Buton Selatan La Usman menggunakan narkoba.

“Telah dilakukan tes awal urine dengan hasil positif.”

Saat dilakukan penangkapan, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan politikus PAN itu untuk mengkonsumsi sabu.

“Barang buktinya dua cangklong bekas pakai, 1 cangklong ditemukan di kantong celana tersangka dan satu cangklong di closet toilet kamarnya, 3 buah korek api gas dan handphone,” ungkap Argo.

Setelah melakukan penggeledahan polisi menemukan barang bukti tersebut.
Menurut Argo, La Usman telah dua kali mendapatkan barang haram itu dari sopirnya.

“Hasil interogasi tersangka bahwa dia telah memakai sabu hari sebelumnya di TKP (hotel Red Planet) seorang diri,” ujar Argo kepada wartawan, Senin (26/11/2018).

Saat penggeledahan, ditemukan dua cangklong bekas pakai penggunaan sabu.

Ketua DPRD Buton Selatan, La Usman itu ditangkap sendirian di TKP di sebuah kamar di hotel Red Planet, Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat.

Kini polisi masih mencari keberadaan sopir Ketua DPRD Buton Selatan, La Usman yang bernama Lani. Sopir itu telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian.(*)

Komentar

Berita Terbaru