oleh

Ketua Umum Dharma Pertiwi : Istri Prajuri TNI Harus Miliki Kemandirian

PENANEGERI, Bandung – Dalam menyikapi tuntutan tugas suami ke depan, istri prajurit TNI harus memiliki mental yang kuat, ketabahan dan kemandirian, terutama ketika ditinggal suami bertugas. Istri prajurit harus memiliki kemandirian yang tangguh, karena kemandirian adalah salah satu sifat dasar yang harus dimiliki oleh seorang istri prajurit.

Berbekal kemandirian tersebut hendaklah senantiasa istri prajurit TNI dan Polri mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto saat memberikan pembekalan kepada 140 Istri Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) XLV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI TA. 2018, di Aula Sarasan Sesko TNI, Jalan R.A.A Martanegara, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/12/2018).

 

Selanjutnya Ketua Umum Dharma Pertiwi mengatakan bahwa kemandirian merupakan sikap yang memungkinkan seseorang untuk bertindak baik, melakukan sesuatu atas dorongan sendiri dan kemampuan mengatur diri sendiri, sesuai dengan hak dan kewajibannya sehingga dapat menyelesaikan sendiri masalah-masalah yang dihadapi tanpa bantuan atau tergantung dari orang lain.

“Dengan demikian peran istri dalam hal kemandirian dapat meringankan beban suami selama mengemban tugas yang diberikan oleh Negara. Kemandirian seperti inilah yang harus dimiliki oleh seorang istri prajurit TNI yang siap ditinggal tugas oleh suami saat mengabdi kepada bangsa dan Negara,” ujarnya.

 

Menurut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, perempuan atau istri yang berkarakter mandiri biasanya mempunyai beberapa ciri khas, antara lain mudah bangkit ketika menghadapi musibah, tidak mudah menyerah untuk selalu belajar menambah wawasan, selalu mengembangkan kemampuan yang dimilikinya dan berusaha memberi manfaat untuk orang lain.

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa sejarah telah mencatat, dibalik kesuksesan seorang suami selalu ada istri hebat yang setia menopang dan membantunya.

Adanya Bapak-bapak di sini karena ada Ibu-ibu sebagai pendamping setia hingga bisa sampai ke puncak karier saat ini dan akan datang.

“Artinya, tidak mungkin suami mencapai kesuksesan dan prestasi kerja yang tinggi tanpa istri mereka,” ucapnya.

“Banyak peran yang dimainkan oleh seorang istri dalam menunjang kesuksesan sang suami dalam kariernya diantaranya peran istri sebagai motivator suami, pencegah suami berbuat kesalahan, madrasah pertama anak-anaknya, teman curhat, mengatur keuangan keluarga dan peran istri sebagai copilot,” ungkap Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ibu Hetty Andika Perkasa, Ketua Umum Pia Ardhya Garini Ibu Ayu Yuyu Sutisna, Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ibu Chichi Wuspo Lukito, Ketua Harian Dharma Pertiwi Pusat Ibu Metty M. Herindra, Ketua Seksi Organisasi Ibu Sandra George E. Supit. (*/Pen)

Komentar

Berita Terbaru