oleh

Ketua Umum KONI Bireuen : Pengurus Cabor Harus Komitmen Membina Atlet

PENANEGERI, Bireuen – Untuk membina atlet yang berprestasi, maka butuh komitmen pengurus cabang  (pengcab) olahraga di Bireuen, sehingga setiap cabang akan lahir atlet yang mampu meraih medali.

Demikian ditegaskan Ketua Umum KONI Bireuen, H Mukhlis Amd saat rapat evaluasi dan penyaluran bantuan dana binaan serta dana peralatan KONI, di Ofroom Pendopo Bupati Bireuen, Jumat (22/11).

Dikatakan Muhklis, dengan adanya dana bantuan ini, maka setiap Pengcab harus mempertanggungjawabkan, karena dana yang digunakan ini merupakan uang rakyat, dan dituntut dapat membina atlet yang berprestasi di Bireuen.

“Wajar kalau masyarakat mempertanyakan hasil prestasi dan medali saat PORA di Aceh Besar, karena perolehan medali sangat minim, alasan karena dana pembinaan. Tapi kedepan seluruh Pengcab harus komit dapat mencetak atlet yang mampu berprestasi,” pintanya.

Dengan usaha yang telah dilakukan KONI saat ini, terutama penyaluran dana bantuan pembinaan dan dana peralatan ini, maka nantinya KONI Bireuen wajib mengevaluasinya.

Dibagian lain, Muhklis meminta kepada pengurus cabang yang memiliki atlet Bireuen dan kini latihan dan membela daerah lain, segera dijemput dan tetap dibina di Bireuen.

Baca Juga  DPW PAKAR: Wacana Pembelian Mobil Dinas Baru Bupati Bireuen Pemaksaan Kehendak

Begitu juga, sambung Muklis untuk memajukan olahraga di Bireuen tentunya bukan hanya tanggungjawab KONI, tetapi seluruh elemen yang terlibat di pengurus cabang juga harus bertanggungjawab untuk terus berbenah.

“Harapan utama, kepada Pengcab di Bireuen harus melakukan terobosan baru dalam membina atletnya, sehingga Pra PORA tahun 2021, atlet Bireuen bisa lolos ke PORA di Pidie tahun 2022, tentunya dengan kerja tim yang solid,” ungkapnya.

Mulai tahun 2020, Pengurus KONI Bireuen terutama bidang perstasi atlet akan melakukan monitoring langsung ke lokasi latihan, apakah ada atletnya atau tidak.

“Jangan nanti, Pengcabnya mengaku atletnya sedang latihan serta sudah dibina di luar daerah, sementara saat dicek tidak ada. Maka Pengcabnya harus bertanggungjawab,” tegas Mukhlis.

Terhadap bantuan dana hibah pemerintah saat ini, kendati masih minim, namun perlau dketahui kalau Pemkab Bireuen tak hanya memikirkan olahraga, tatapi memiliki tanggungjawab lain, termasuk pembangunan lain.

“Dalam hal ini, saya tegaskan lagi, Pengurus KONI dan Pengcab agar sama-sama terus berupaya agar olahraga di Bireuen terus terbina, dievaluasi sehingga setiap even daerah dan nasional, Bireuen dapat meraih prestasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Baca Juga  Cabai Merah Langka di Aceh Utara, Harganya Tembus Rp 70 Ribu Per Kilo

Rapat rapat evaluasi dan penyaluran bantuan dana binaan serta peralatan KONI itu turut hadir seluruh pengurus KONI, Ketua dan pengurus Pengcab dan pelatih di Kabupaten Bireuen.

Komentar

Berita Terbaru