oleh

Kini Giliran Ban dan Velg Mobil Kepala MTsN 4 Bireuen Hilang

PENANEGERI, Bireuen – Kasus hilangnya ban dan velg mobil dinas Kabag Ekonomi dan ban mobil Kijang pickup milik Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Lingkungan Hidup, Bireuen hingga kini belum terungkap.

Kini giliran ban dan velg mobil Toyota Rush kepala MTsN 4 Bireuen, di Peudada, Bireuen, Musmulyadi SAg (48) yang diparkir di rumah adiknya, di Desa Padang Kasab, Kecamatan Peulimbang, Bireuen ikut hilang digasak maling, Selasa (6/8) sekitar pukul 03.30 WIB.

Musmulyadi kepada wartawan mengatakan, selama ini mobil Toyota Rush yang masih baru itu diparkir di rumah adeknya bernama Erlina setiap malamnya, di Padang Kasab, Peulimbang dan hanya 30 meter jarak dengan rumahnya.

“Kebetulan paginya, saya berangkat ke Banda Aceh bersama jajaran Kankemenag Bireuen, melayat orang meninggal,” katanya.

Ia mengetahui hilangnya ban dan velag mobil miliknya setelah dikabarkan Erlina, adiknya melalui telepon saat dalam perjalanan ke Banda Aceh dan mengabari  kalau empat ban mobil yang diparkir di garasi rumahnya sudah hilang.

“Awalnya saya ingin menghidupkan mesin mobil. Tapi karena takut tertinggal maka saya menumpang mobil rombongan di jalan. Tiba-tiba di telepon adek dan mengabari kalau ke empat ban dan pelak sudah hilang,” ujarnya.

Baca Juga  Istri Gubernur Aceh laporkan Akun Medsos

Setelah kejadian, Musmulyadi langsung melapor ke Pos Polisi Peulimbang Bireuen.

Pasca menerima laporan, personel polisi dari Peulimbang dan Polsek Jeunieb langsung bergerak ke lokasi dan melihat,  kalau mobil sudah diganjal dengan kayu dan beberapa peralatan lainnya, sehingga posisi mobil masih seperti masih utuh.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK,MSi melalui Kapolsek Jeunieb Iptu Soeharto mengatakan, setelah dicek, korban kehilangan empat ban dan velg.

“Ke empat unit ban mobil dan velgnya hilang, sementara malingnya menganjal dengan dua batu besar, pengganti ban serta 13 batu bata juga ikut diganjal mobil, juga satu unit dongkrak yang ikut digunakan dan masih berada di bawah kolong mobil tersebut,” katanya.

Hingga saat ini, personel dari Polsek Jeunieb, Pos Polisi Peulimbang sudah memintai keterangan saksi korban, serta sejumlah warga lainnya guna mengusut pelaku pencurian ban dan velg tersebut.

“Hingga hari ini, laporan pencurian ban dan valg mobil di Bireuen sudah terjadi tiga kali dalam bulan ini,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru