oleh

KIP Banda Aceh Kukuhkan 55 Relawan Demokrasi

-Aceh, Politik-21 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh mengukuhkan sebanyak 55 Relawan Demokrasi Pemilu 2019 di kantor KIP Banda Aceh, Senin (21/1).

Puluhan relawan itu berasal dari berbagai unsur, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegiat komunitas, aktivis difabel, pemuka agama, hingga organisasi perempuan yang merupakan hasil rekrutmen yang dilakukan KIP Banda Aceh sejak, Selasa (15/1) lalu.

Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwady dalam sambutannya mengingatkan agar para relawan agar tetap netral selama tahapan pemilu 2019.

“Tahapan pemilu sudah memasuki masa krusial. Seperti halnya penyelenggara pemilu, relawan demokrasi harus netral dan independen, wajib mematuhi kode etik, tidak memihak pada calon tertentu yang bertarung dalam pemilu, jika ketahuan melanggar akan diberhentikan,” tegas Indra.

Pada kesempatan yang sama, Indra berharap ke 55 relawan yang telah dikukuhkan ini mampu bekerja sesuai tugas dan fungsi pokok mereka, sehingga mampu menekan angka golput di kota Banda Aceh.

“Relawan demokrasi ini nantinya akan bekerja selama 3 bulan sejak dilantik. Nanti juga ada program yang akan disesuaikan dengan basis segmentasinya, sehingga kita berharap upaya sosialisasi ini efektif dalam menjaring partisipasi pemilih di Kota Banda Aceh,” jelasnya.

Baca Juga  Partai Aceh Selalu Sarankan Kader dan Simpatisannya Tak Ganggu Atribut Partai Lain

Menyoal partisipasi pemilih, Indra mengatakan, pihaknya akan berupaya optimal mencapai target partisipasi pemilih salah satunya melalui program-program yang akan dilakukan relawan demokrasi.

“Target partisipasi pemilih  secara nasional 77, 5 persen. Untuk Banda Aceh kita berharap terjadinya peningkatan Partisipasi dari Pemilu sebelumnya” imbuhnya.

Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar oleh perwakilan relawan demokrasi dan penyerahan atribut secara simbolis oleh Ketua KIP Banda Aceh. Relawan ini juga akan diberikan pembekalan mengenai kepemiluan pada Selasa (22/1) besok.

Komentar

Berita Terbaru