oleh

KIS Jadi Salah Satu Syarat bagi Pencari Kerja 

PENANEGERI, Langsa – Kartu Indonesia Sehat (KIS) menjadi salah satu persyaratan untuk para pencari kerja dan syarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya sehingga membuat para pelajar menjadi lebih peka terhadap Program JKN-KIS.

Hal ini diakui Rossi Irven Nita, pelajar SMA, yang berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Langsa untuk memperbarui data kepesertaannya.

Rossi mengatakan bahwa saat ini dirinya dan teman lainnya sedang melaksanakan praktek lapangan di perusahaan-perusahaan yang berada di Kota Langsa dan KIS menjadi salah satu persyaratan yang harus dilengkapi.

“Ada beberapa data saya yang perlu diperbaharui, jadi saya diminta perusahaan tempat saya praktek lapangan untuk melapor ke Kantor BPJS Kesehatan, karena laporan pembaruan data itu penting dilakukan,” ujar Rossi.

Kalau sudah ada aplikasi Mobile JKN, lanjutnya, kita tidak perlu lagi datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Semua bisa diakses lewat ponsel, bahkan kartu juga bisa versi digitalnya sekarang.

“Aplikasi ini juga bisa digunakan oleh semua orang dengan berbagai informasi dan fitur-fiturnya juga lengkap. Jadi praktis sekali,” jelas Rossi sambil memperlihatkan KIS digital di ponselnya.

Baca Juga  PLN Bireuen Segera Rehab Rumah Warga Juli yang Tertimpa Tiang Listrik

Hal senada juga dikatakan Salwa Nur JB, saat mendampingi Rossi. Ia menceritakan pengalamannya menggunakan KIS miliknya saat dirawat di rumah sakit.

“Kalau tidak salah, dulu saya sempat seminggu lebih dirawat di rumah sakit. Tapi keluarga saya tidak mengeluarkan biaya apa-apa. Semuanya gratis karena saya sudah menjadi peserta JKN-KIS,” kenang Salwa.

Dalam kesempatan yang sama, petugas BPJS Kesehatan juga menjelaskan tentang aplikasi Mobile JKN kepada kedua pelajar tersebut. Tampak antusiasme mereka dalam mendengarkan penjelasan dari petugas tersebut. Aplikasi Mobile JKN dianggap sangat sesuai dengan kebutuhan mereka mengingat mereka merupakan generasi melenial yang aktif menggunakan gadget.

Komentar

Berita Terbaru