oleh

Kohati se Cabang Langsa Minta PB HMI Pecat Boidatul Khoi 

-Aceh-197 views

PENANEGERI, Langsa – Ketua Umum Korps HMI-Wati (Kohati) se-kawasan Cabang Langsa meminta kepada Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) untuk memecat Boidatul Khoi dikarenakan telah merusak dan mengangkangi konstitusi HMI.

Ketua Kohati se-kawasan Cabang Langsa yang meminta pemecatan Boidatul Khoi itu diantaranya, Ketua Kohati Komisariat Syariah IAIN Langsa, Putri Indah Lestari, Ketua Kohati Komisariat Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah IAIN Langsa, Riska Dwi Novianty, Ketua Kohati Komisariat Pers. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa, Intan Purnamasari, Ketua Kohati Komisariat Ekonomi Unsam Langsa, Mutia Muninggar, Ketua Kohati Komisariat FKIP Unsam Langsa, Ulfi Maulida dan Ketua Kohati Teknik Unsam Langsa, Siti Nurazizah Safitri.

Dalam siaran persnya kepada Penanegeri.com, Kamis (18/7) mereka menilai bahwa Boidatul Khoi yang telah melanggar AD ART HMI serta melakukan kecurangan terhadap seluruh Kohati se kawasan Cabang Langsa, hal ini dimulai dari proses konferensi cabang sampai kepada hasil Musyawarah Kohati (Muskoh) yang dilaksanakan di Sekretariat HMI Cabang Langsa pada 24 Desember 2018 lalu.

Baca Juga  Seorang PNS Ditemukan Gantung Diri Dirumahnya

Sebagai kader HMI Boidatul Khoi dinilai cukup militansi dalam ber HMI namun militansi tersebut menjadi nol besar jika tidak diikuti dengan sikap yang taat dan patuh pada konstitusi HMI serta ketentuan ketentuan lainnya yang bersifat kolektif dan kolegial di himpunan ini.

Menurut mereka, sebagai kader harusnya tidak bersikap latah, apalagi harus meminta di SK kan serta dilantik oleh Ketua Umum PB HMI Respiratori Saddam Al Jihad yang sudah terbukti melakukan pelanggaran dan bersikap amoral sebagaimana Surat Keputusan Majelis Pengawasan dan Konsultasi PB HMI No. 08/KPTS/03/1440 H tentang Gugatan Pelanggaran Konstitusional oleh saudara R Saddam Al Jihad/Ketua Umum PB HMI periode 2018 – 2020 yang telah menetapkan (1) terbukti secara sah dan menyakinkan saudara R. Saddam Al Jihad/Ketua Umum PB HMI periode 2018 – 2020 melakukan perbuatan asusila. (2) memberhentikan R Saddam Al Jihad sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2018 – 2020. (3) Mengintruksikan PB HMI untuk melaksanakan Rapat Harian untuk menunjuk Pejabat sementara Ketua Umum PB HMI sesuai AD ART HMI.

Baca Juga  Sebarkan Video Vulgar Pacarnya, Pemuda Asal Juli Bireuen Ditangkap Polisi

Terkait pasal ketiga itu sudah dilaksanakan dan yang ditunjuk adalah Kanda Arya Kharisma Hardi, harusnya saudara Boidatul itu jika ingin dianggap sah harus di SK kan dan dilantik oleh Ketua Umum PB HMI atas nama Ketum Arya Kharisma Hardi bukan malah melaksanakan kecacatan hukum.

Terlebih lagi tindakan Boidatul Khoi yang juga mengangkangi hasil keputusan Musyawarah Kohati (Muskoh) dilingkungan HMI Cabang Langsa, yaitu menetapkan saudara Nuzul Fitria sebagai Ketua Kohati yang tidak pernah terpilih secara sah di forum Muskoh Cabang Langsa, sebagaimana yang telah kami lakukan Musyawarah Kohati cabang Langsa tertanggal 24 Desember 2018 dan yang telah ditetapkan sebagai formateur Kohati Cabang Langsa melanjutkan estafet dari Yunda Ria Maulida adalah saudari Mutia Muninggar dari Kohati Komisariat Ekonomi Unsam dan bukan Nuzul Fitria yang dari Komisariat Hukum Unsam Langsa.

Oleh karena itu, sikap culas dan tidak bertanggung jawab seorang kader atas nama Boidatul Khoi telah menabrak konstitusi HMI secara brutal serta terstruktur sistematis dan masif.

Baca Juga  Ini Harapan RUAE DPRA Kepada Industri Migas di Aceh

Maka kami seluruh Kohati se Cabang Langsa meminta kepada Ketua Umum Kohati Badko HMI Aceh untuk turut melaporkan dan kepada PB HMI untuk memperhatikan dan mempertimbangkan guna dilakukan sikap tegas.

Komentar

Berita Terbaru