oleh

Komunitas Kami Peduli Bireuen Ikut Bantu Nek Aminah Ali yang Alami Tumor

PENANEGERI, Bireuen – Komunitas Kami Peduli Bireuen (KPB) langsung membesuk Nek Aminah Ali (81), penderita tumor ganas yang kini tinggal di rumah saudaranya, Gampong Lancok Pante Ara, Kecamatan Kuala, Kabupetan Bireuen, Minggu (20/1) sore.

Kedatangan Komunitas di dikoordinir langsung oleh Koordinator KPB, Deni Putra SE, MM dan beberapa anggota dan disambut saudara dekat Nek Aminah Ali, Fitriani.

Deni Putra kepada Penanegeri.com, Minggu (20/1) sore mengaku, setelah membaca berita tentang kondisi Nek Aminah Ali ini, pihaknya langsung menjenguk serta menyerahkan sedikit bantuan kepada nenek penderita tumor ganas itu.

“Usaha yang dilakukan KPB ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama, sebab ini juga bentuk sosial, panggilan jiwa untuk membantu sesama, wujud kepedulian kami terhadap Nek Aminah,” katanya.

Kita juga berharap, bantuan yang disalurkan ini dapat meringankan beban, disamping dapat digunakan untuk pengobatan Nek Aminah di rumahnya.

Deni Putra juga berharap ada pihak lainnya yang ikut  membantu Nek Aminah, apalagi beliau sangat membutuhkan biaya, membeli bahan-bahan pembersih luka akibat tumor tersebut.

Baca Juga  Seorang Pelajar di Aceh Tamiang Tewas Bunuh Diri

Sementara itu, Fitriani yang selama ini ikut merawat Nek Aminah mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Kami Peduli Bireuen yang telah menjeguk dan menyerahkan bantuan dana ini.

“Sebelumnya Nek Aminah tinggal sendiri di rumahnya dan sempat jatuh, lalu saya bawa ke rumah saya agar bisa dirawat. Belakangan luka tumor dibagian punggungnya sering berdarah, dan selalu harus dibersihkan,” sebutnya.

Dijelaskannya, Nek Aminah untuk pengobatan maupun operasi luka tomor itu tak bisa ditangani pihak rumah sakit Banda Aceh dan harus ke Medan.

“Menurut dokter, kalau operasi menjahit lukanya, maka harus dirujuk ke Medan atau Jakarta, makanya sementara waktu kami rawat dulu di rumah,” terang Fitriani.

Belakangan Nek Aminah kondisinya penyakitnya semakin parah, bahkan gejala tumor telah menggerogoti badannya,  membuat paha nenek itu ikut membesar sehingga Ia hanya mampu terbaring ditempat tidur.

Komentar

Berita Terbaru