oleh

Korban Angin Kencang di Bireuen Terima Bantuan dari Pemerintah Aceh

PENANEGERI, Bireuen – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh  menyalurkan bantuan berupa sandang dan pangan serta bantuan bahan bangunan bagi korban angin kencang yang melanda di Kabupaten Bireuen, Senin (24/6) sore.

Penyerahan bantuan Itu dilakukan oleh Wakil Ketua Penggerak PKK Aceh, Dr Dyah Erti Idawati didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM dan diterima Bupati Bireuen, Saifannur didampingi Wakil Bupati, Muzakkar A Gani dan Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs Murdani, di Halaman Pendopo Bireuen.

Setelah penyerahkan bantuan itu, rombongan bergerak dan meninjau lokasi korban angin kencang, di Gampong Cot Batee, Kecamatan Kuala.

Di kesempatan itu, Dyah Erti Idawati mengatakan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menyalurkan dan menyerahkan bagi korban bencana angin kencang serta menurunkan bantuan disamping melihat langsung kondisi di lapangan.

“Setelah disampaikan tadi pagi oleh Kadis Sosial Aceh, kita langsung turun atas perintah Bapak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah,” ujarnya.

Dikatakan Dyah Erti Idawati, hasil pemantauan langsung di lapangan, rata-rata atap rumahnya yang ambruk dan rusak. Jadi bantuan yang kita salurkan ini sesuai dengan kebutuhan, terutama bahan bangunan seperti triplek, seng dan beberapa bantuan lainnya.

Baca Juga  Menunjang UN, Siswa SMPN 1 Bireuen Dibekali Kecakapan Bahasa Inggris

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM mengaku,  pasca terjadi bencana ini, kita langsung menyalurkan bantuan melalui Dinas Sosial kabupaten berupa sandang dan pangan.

“Selain bantuan bahan bangunan, baik seng, paku, triplek, dan cat. Kita juga perhatikan kekurangan yang dialami para korban dan nantinya  kembali  dilaporkan ke Pak Plt Gubernur Aceh, harapan utama korban bisa memanfaatkan dengan baik,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, musibah angin kencang yang menerjang 11 kecamatan di Kabupaten Bireuen, Sabtu (22/6) kemarin mengakibatkan 62 unit rumah rusak, 2 balai pengajian, 1 dayah dan 21 unit tempat usaha masyarakat ikut menjadi korban serta 6 orang mengalami luka ringan.

Komentar

Berita Terbaru