oleh

Korban Diculik Karena tak Bayar Utang Sabu-sabu Rp 56 Juta

-Aceh-287 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Satuan Reskrim Polres Aceh Utara meringkus tiga pria karena menculik Zul (32) warga Desa Geulumpang VII, Kecamatan Matangkuli, kabupaten setempat. Polisi mengungkap, korban diculik karena memiliki utang narkoba jenis sabu-sabu senilai Rp 56 juta.

Tiga pria penculik tersebut masing-masing berinisial BS (21) dan SY (36) warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan. Satu lainnya yaitu BUS (37) warga Desa Batee, Kecamatan Meurah Mulia. Mereka diringkus di lokasi terpisah pada Senin (17/12) kemarin.

“Kasus penculikan ini bermula dari masalah utang-piutang sabu-sabu sebanyak Rp 56 juta dengan sisanya Rp 48 juta atau diperkirakan sekitar 1 ons sabu lagi,” terang Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Selasa (18/12).

Rezki menjelaskan, penangkapan terhadap tiga tersangka itu berdasarkan laporan dari istri korban penculikan yaitu Nur (28). Tersangka BS dan SY ditangkap di salah satu kebun pepaya di Desa Geudumbak. Sedangkan tersangka BUS ditangkap di rumahnya kawasan Meurah Mulia.

“Nur (istri korban) membuat laporan secara resmi ke Polisi pada Kamis 13 Desember melalui Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Setelah itu, kita menyelidiki dan ternyata memang benar korban diculik. Pelapor menerima telepon dari BS yang meminta pelapor mentransfer uang Rp 20 juta. Saat itu, penculik mengatakan, jika tidak ditransfer maka suaminya tidak bisa pulang,” ucap Rezki.

Dalam penangkapan itu, lanjutnya, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa seutas tali sekitar dua meter yang diduga digunakan untuk mengikat korban. Kemudian ditemukan juga pirek, alat isap sabu-sabu, dompet, sepeda motor jenis Vario yang digunakan untuk membawa korban.

“Para tersangka kita jerat Pasal 328, jo pasal 333, jo pasal 368, jo pasal 55, 56 KUHPidana Tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Seseorang dan Pemerasan. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara. Mereka sedang kita periksa dan korban kita serahkan ke Satreskoba untuk pengembangan perihal kasus jual beli sabu,” pungkas Iptu Rezki Kholiddiansyah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *